Rambut Rontok dan Sering Sakit, Tanda Tubuh Kurang Protein

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Rambut rontok. dailymail.co.uk

    Ilustrasi Rambut rontok. dailymail.co.uk

    TEMPO.CO, Jakarta - Tubuh membutuhkan protein untuk banyak hal, seperti membentuk sel-sel di banyak bagian tubuh, misalnya kulit, otot, tulang, dan rambut. Mengkonsumsi cukup protein setiap hari sangat penting bagi tubuh untuk memperbaiki kerusakan sel-sel dan membentuk sel-sel baru.

    Ketika tubuh kurang mengasup protein, apalagi untuk jangka waktu yang lama, akan berpengaruh pada setiap aspek kesehatan. Orang yang sedang diet biasanya sering kekurangan protein. Akibatnya, mereka semakin rakus dan justru menggagalkan diet.

    Kebutuhan protein setiap orang tidak sama, tergantung umur, jenis kelamin, tinggi dan berat badan, serta aktivitas yang dilakukan. Rata-rata setiap kilogram tubuh membutuhkan 0,8 gram protein. “Kebanyakan orang dewasa yang menyantap berbagai macam makanan akan dengan mudah memenuhi kebutuhan protein harian mereka,” jelas juru bicara Akademi Gizi dan Diet di Amerika Serikat, Alissa Rumsey kepada Self.

    Lalu, apa tandanya bila seseorang kekurangan protein?

    1. Banyak mengkonsumsi protein
    Seseorang yang kekurangan protein akan mencari berbagai makanan yang mengandung zat penting itu, seperti makanan yang mengandung daging.

    2. Banyak mengkonsumsi gula
    Sama seperti lemak, protein dicerna lebih lambat dari karbohidrat. Bila kita menyantap makanan yang mayoritas karbohidrat dan kurang protein, maka karbohidrat dicerna semakin cepat sehingga menaikkan kadar gula darah.

    Setelah itu, gula darah langsung turun drastis. Bila gula darah gampang naik-turun, akibatnya kita makin mencari makanan manis. Yang tepat adalah mengkonsumsi protein bersamaan dengan karbohidrat sehingga semuanya dicerna lebih lambat dan kadar gula darah lebih stabil.

    3. Rambut rontok
    Sebagian besar rambut dibentuk oleh protein, tepatnya keratin. Bila kita kekurangan protein, akibatnya rambut semakin menipis dan bahkan rontok. Penyebabnya tubuh lebih menyimpan protein untuk kebutuhan yang lain dibanding untuk mempertebal rambut.

    4. Kuku dan kulit melemah
    Protein juga penting untuk pembentukan sel-sel kuku dan kulit. Jika kita kekurangan protein, sudah pasti kuku menjadi rapuh dan kulit bersisik. Kekurangan protein juga bisa menyebabkan ruam-ruam kulit.

    5. Sering sakit
    Protein dibutuhkan untuk membangun komponen sistem kekebalan tubuh. "Bila tubuh kekurangan protein, maka sistem kekebalan tubuh juga akan melemah,” kata Rumsey.

    6. Merasa lelah dan lesu
    Kekurangan protein akan membuat orang tidak punya cukup energi atau merasa kuat, apalagi bila banyak kalori yang dibakar menjadi enrgi. Akibatnya, tubuh mengambil protein dari otot dan menyebabkan rasa lemah dan lesu.

    PIPIT

    Berita lainnya:

    Pilih Istri Cerdas atau Istri Bijaksana?

    Begini Tanda Pria Siap Nyatakan Cinta kepada Anda
    5 Ide Kejutan Valentine yang Sederhana tapi Istimewa


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.