Survei: Generasi Muda Indonesia Paling Bahagia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi anak muda dan gadget. Shutterstock

    Ilustrasi anak muda dan gadget. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Anak muda di Indonesia termasuk yang paling bahagia di dunia menurut sebuah survei yang dilakukan organisasi Inggris Varkey Foundation. Dengan skor umum mencapai 90 persen maka kaum muda di Indonesia menempati posisi teratas sebagaimana dikutip BBC.com, Jumat, 10 Februari 2017.

    Parameter kebahagiaan itu antara lain mengukur tentang kepuasaan terhadap hidup yang dialami atau dihadapi saat ini. Angka 90 persen tersebut bermakna bahwa anak-anak muda di Indonesia merasa paling bahagia di bandingkan anak-anak muda di 19 negara lain yang disurvei. Posisi kedua ditempati kaum muda di Nigeria, disusul Israel, India, Argentina, dan Amerika Serikat.

    "Anak-anak muda di Indonesia mencatat level tertinggi untuk kebahagiaan dengan skor bersih 90 persen, disusul kemudian oleh Nigeria, Israel, dan India. Ini mungkin menunjukkan bahwa tinggal di negara yang relatif makmur dan maju secara ekonomi tak serta merta menjamin kebahagiaan," begiu menurut tim peneliti Varkey Foundation.

    Para peneliti juga melakukan kajian lebih jauh dengan bertanya faktor yang mendorong kebahagiaan dan pada level global. Ternyata faktor tertinggi yang menyebabkan kebahagiaan adalah kesehatan fisik dan mental.

    Untuk Indonesia, komitmen terhadap agama adalah penyebab utama kebahagiaan. Hal yang sama terlihat di Nigeria, Turki, Cina, dan Brasil. Anak-anak muda di Indonesia juga mengaku memiliki kesehatan emosional yang baik, dan 40 persen dari mereka menyatakan tak merasa cemas, tidak di-bully, dan tidak kesepian.

    Para peneliti Varkey Foundation melakukan survei pada September-Oktober 2016 di 20 negara dengan responden anak-anak muda yang lahir pada periode 1995-2001, yang juga dikenal dengan Generation Z. Mereka mendapat pertanyaan soal tingkat optimisme, kepercayaan diri, dan perasaan dicintai.

    Selain Indonesia, negara yang disurvei adalah Nigeria, Israel, India, Argentina, Amerika Serikat, Cina, Rusia, Kanada, Brasil, Afrika Selatan, Jerman, Italia, Inggris, Prancis, Australia, Selandia Baru, Turki, Korea Selatan, dan Jepang dengan jumlah responden sekitar 20.000 orang.

    Di Inggris, anak-anak muda yang disurvei mengaku memiliki kesehatan mental yang rendah, hanya 15 persen yang mengatakan punya waktu yang cukup untuk istirahat dan berolahraga.

    Sama halnya dengan mayoritas negara yang diteliti, anak-anak muda di Inggris mengatakan mereka pesimistis dengan masa depan mereka. Indonesia, Cina, dan India termasuk tiga negara yang tidak mengikuti tren ini.

    Bagi anak-anak muda di Indonesia, optimisme masa depan disebabkan oleh adanya nilai-nilai yang mendukung perdamaian yang dipegang anak-anak muda. Sementara kekhawatiran terbesar di masa depan adalah konflik dan perang.

    BISNIS

    Artikel lain:
    Cara Cepat Bikin Mood Melejit
    5 Bahan Makanan Bahaya untuk Berat Badan Anda
    Aman Makan di Malam Hari tanpa Takut Berat Badan Melonjak


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Selamat Jalan KPK

    Berbagai upaya melemahkan posisi KPK dinilai tengah dilakukan. Salah satunya, kepemimpinan Firli Bahuri yang dinilai membuat kinerja KPK jadi turun.