Konsentrasi tanpa Kopi, Lakukan dengan 7 Jurus Berikut Ini

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita bekerja. shutterstock.com

    Ilustrasi wanita bekerja. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Pekerjaan yang menumpuk sering kali menuntut kita untuk tetap konsentrasi. Penelitian menunjukkan, ketika sedang tidak konsentrasi, otak dalam keadaan “mati”. Kondisi “mati” otak yang terlalu lama dapat menyebabkan penuaan dini dan meningkatkan risiko penyakit demensia.

    Melakukan beberapa perubahan kecil dalam kebiasaan sehari-hari ternyata dapat menghasilkan perubahan signifikan cara kerja otak. Ahli nutrisi, Amy Morris, menyebutkan tujuh cara meningkatkan kemampuan kerja otak kita.

    1. Sarapan setiap hari
    Beberapa penelitian membuktikan sarapan pagi secara teratur dapat memperpanjang ingatan jangka pendek dan daya konsentrasi. Sarapan juga akan membantu kita merasa kenyang lebih lama, sehingga pola makan menjadi lebih teratur. Morris mengatakan sarapan yang baik harus mengandung karbohidrat, protein, dan lemak.

    2. Ganti kopi dengan matcha
    Matcha atau bubuk daun teh hijau mengandung kafein yang dapat memberi energi dan meningkatkan konsentrasi. Namun, tidak seperti kopi, matcha memiliki manfaat lain, yaitu antioksidan. Selain itu, matcha memiliki kandungan L-Theanine, yang membantu pembakaran lemak dan mencegah kanker.

    ADVERTISEMENT

    3. Makan kacang dan biji-bijian
    Kacang dan biji-bijian adalah sumber vitamin E yang berguna meremajakan kulit. Penelitian membuktikan kacang kenari dapat memerangi penyakit otak yang diderita seiring dengan bertambahnya usia. Morris menyarankan mengkonsumsi kacang pikan, mete, dan badam sebagai pengganti snack.

    4. Banyak minum air putih
    Kurang air putih dapat menyebabkan lemahnya konsentrasi, sakit kepala, dan pikun. Badan Pengawas Makanan Eropa menyarankan pria mengkonsumsi setidaknya 2,5 liter air per hari, sedangkan perempuan 2 liter per hari.

    5. Konsumsi minyak ikan
    Beberapa penelitian menunjukkan minyak ikan yang mengandung omega-3 akan melancarkan sirkulasi darah dan meningkatkan konsentrasi. Sebuah penelitian juga menyebutkan terjadi peningkatan fungsi otak sebesar 15 persen berkat omega-3.

    6. Meditasi
    Sebuah penelitian baru-baru ini menunjukkan orang yang bermeditasi secara teratur memiliki daya konsentrasi yang lebih baik. Penelitian dari Universitas South Carolina juga mengungkapkan, bermeditasi selama 20 menit sehari mampu meningkatkan kemampuan kognitif.

    7. Tidur teratur
    Tidur yang tidak teratur dapat menyebabkan berkurangnya konsentrasi. Tidur berperan penting dalam regenerasi sel dan meningkatkan ingatan. Tidur yang baik adalah selama tujuh-delapan jam sehari.

    DAILYMAIL | ZARA AMELIA

    Berita lainnya:
    Cara Cepat Bikin Mood Melejit
    Rahasia Bahagia Warna Negara Denmark
    Khasiat Jahe, Meningkatkan Gairah Seks sampai Obat Pusing



     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pujian dan Kado Menghujani Greysia / Apriyani, dari Sapi hingga Langganan Berita

    Indonesia hujani Greysia / Apriyani dengan sanjungan dan hadiah. Mulai dari sapi, emas sungguhan, sampai langganan produk digital. Dari siapa saja?