Pilih Rona Makeup, Ketahui Dulu Undertone dan Overtone Kulit

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Kink Kusuma Rein

    TEMPO/Kink Kusuma Rein

    TEMPO.CO, Jakarta - Makeup adalah 'senjata' setiap wanita untuk tampil menarik. Lertama sebelum menggunakan makeup adalah memilih warna riasan sesuai dengan warna kulit.

    Para ahli makeup menyatakan yang terpenting sebelum menggunakan makeup yakni menganalisa warna kulit sendiri. Untuk menentukan warna kulit, Anda harus mengetahui undertone dan overtone.

    Undertone merupakan lapisan warna di bawah kulit yang memancarkan rona pada permukaan. Ada tiga jenis undertone, yaitu kuning (warm), netral (neutral), dan merah muda (cool).

    Untuk menemukan warna undertone Anda, coba perhatikan warna nadi pergelangan tangan di bawah sinar matahari. Jika nadi berwarna biru, maka undertone-nya adalah cool. Jika hijau, maka undertone-nya warm, dan apabila warna nadi tampak percampuran biru dan hijau, undertone-nya neutral. Warna undertone kulit bersifat genetis dan tidak dapat berubah.

    ADVERTISEMENT

    Sebaliknya, overtone adalah warna permukaan kulit yang dapat berubah. Perubahan overtone disebabkan oleh faktor eksternal, seperti cahaya matahari dan kondisi kesehatan. Jenis overtone adalah warm, beige, sand, ivory, dan sebagainya. Pada dasarnya, jenis overtone digunakan sebagai nama-nama warna foundation.

    Ahli makeup, Lisa Franklin, mengatakan menentukan warna undertone dan overtone sangat penting untuk menemukan riasan yang sesuai. “Tahap pertama untuk riasan yang sempurna adalah menentukan undertone dan overtone kulit,” ucap Franklin. Dengan dasar yang tepat, maka hasil makeup pun akan sempurna.

    DAILYMAIL | ZARA AMELIA

    Berita lainnya:

    Kiat Menghadapi Anak yang Frustrasi karena Gagal
    Ladies, Segera Bersihkan Organ Intim Setelah Bersenggama
    Wajib Tahu, Maag Bukan Dipicu Telat Makan atau Masuk Angin


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Level 4 dan 3 di Jawa dan Bali, Ada 33 Wilayah Turun Tingkat

    Penerapan PPKM Level 4 terjadi di 95 Kabupaten/Kota di Jawa-Bali dan level 3 berlaku di 33 wilayah sisanya. Simak aturan lengkap dua level tadi...