Misteri Ratusan Siswa SD di Norwegia 3 Bulan Tak Masuk Kelas

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita lesu. shutterstock.com

    Ilustrasi wanita lesu. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Jangan remehkan keluhan lelah dari buah hati terkait kegiatannya di sekolah dan di luar sekolah. Di Norwegia, selama tahun ajaran terakhir, sebanyak 270 siswa sekolah dasar dan menengah tidak mengikuti pelaksanaan pendidikan akibat sindrom kelelahan kronis atau myalgic encephalomyelitis (ME). Demikian laporan harian Aftenposted pada Selasa, 7 Februari 2017.

    Data statistik yang dikeluarkan oleh Kementerian Layanan Perawatan dan Kesehatan Norwegia, merujuk kepada kasus yang melibatkan orang tua dari murid yang absen, menyatakan ME sebagai alasan utama siswa tidak mengikuti kegiatan belajar-mengajar.

    Perdana Menteri Norwegia, Erna Solberg, telah menyampaikan keprihatinan yang mendalam bahwa ratusan siswa dan anak kecil kehilangan peluang pendidikan karena mereka terserang ME. Solberg mengatakan ada alasan untuk percaya bahwa jumlah mereka sebenarnya lebih banyak lagi karena ada yang belum melapor. "Saya bertemu dengan banyak pasien ME," kata Solberg, sebagaimana dikutip Xinhua.

    Ia menambahkan banyak orang sedih dan frustrasi sebab mereka merasa masyarakat tidak menanggapi kondisi tersebut secara sungguh-sungguh. Perdana Menteri Solberg percaya ME mempengaruhi seluruh keluarga pasien yang rentan dan memiliki berbagai kebutuhan.

    ADVERTISEMENT

    Myalgic encephalomyelitis adalah suatu kondisi kronis yang menyebabkan kelelahan terus-menerus yang tidak hilang dengan tidur atau istirahat. Myalgic berarti nyeri otot dan encephalomyelitis berarti peradangan pada otak dan sumsum tulang belakang.

    Kondisi tersebut dapat menyebabkan penyakit jangka panjang dan cacat. Namun, banyak penderita, khususnya anak-anak dan orang muda, menunjukkan perbaikan dari waktu ke waktu. Selain kelelahan, gejala lain termasuk nyeri otot, mual, sakit tenggorokan, pusing, dan kepekaan terhadap cahaya dan suara.

    Secara keseluruhan, ada 1.877 siswa yang absen selama lebih dari tiga bulan tahun ajaran lalu. Sebanyak 375 siswa lagi telah didiagnosis menderita penyakit selain ME dan 873 telah didiagnosis menderita penyakit yang tidak diketahui.

    BISNIS

    Artikel lain:
    3 Hal yang Bisa Bunuh Karier Anda
    4 Alasan Terburuk untuk Berhenti Kerja
    Membaca Kepribadian Lewat Tulisan Tangan


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Darurat vs PPKM Level 4: Beda Istilah Sama Rasa

    Instruksi Mendagri bahwa PPKM Level 4 adalah pemberlakukan pembatasan kegiatan di Jawa dan Bali yang disesuaikan dengan level situasi pandemi.