Kegiatan Positif Anak Sepulang Sekolah

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi anak melukis/menggambar. shutterstock.com

    Ilustrasi anak melukis/menggambar. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Tak ada salahnya orang tua memberikan kegiatan bagi anak untuk mengisi waktu luang sepulang sekolah. Kegiatan tersebut dapat merelaksasikan anak dari kejenuhan dan stres akibat banyaknya tugas sekolah.

    Dikutip dari laman parents, ada tiga hal yang bisa menjadi pilihan bagi anak untuk mengisi waktu selepas pulang sekolah, selain bermain bersama teman. Pertama, menggambar. Kegiatan ini sangat cocok bagi tipe anak kreatif yang tak bisa diam. Anak tidak harus punya untuk menggambar, tetapi kelas menggambar untuk anak bisa menjadi pilihan tepat.

    Belajar membuat sketsa hingga menggambar tiga dimensi (3D) bisa menjadi awalan bagi anak untuk menjadi seorang desainer, arsitek, atau yang lebih keren lagi, desain grafis. Untuk mendukung hobi anak, orang tua bisa menyediakan peralatan menggambar sederhana, seperti krayon, pensil warna, buku gambar, atau cat lukis bagi anak yang suka mengaplikasikannya di atas kanvas. 

    Kedua, berbisnis. Saat ini, para orang tua telah mencermati nilai-nilai yang dimiliki oleh anak zaman milenial. Leadership, teamwork, dan komunikasi. “Entrepreneurship adalah tentang membangun ide dan mencari solusi. Dengan berbisnis anak-anak berpeluang menjadi pemimpin dan pencipta karya,” kata Thais Rezende, CEO BizWorld, program edukasi Bisnis di San Francisco.

    ADVERTISEMENT

    Misalnya dengan membuat suatu produk, seperti tempat pensil atau gelang persahabatan. Skill tersebut harus dibarengi dengan edukasi mengenai pemasaran, pricing, budgeting, dan desain produk. Orang tua bisa berperan untuk mengajarkan bagaimana pembukuan sederhana harus dilakukan.

    Ketiga, tak ada yang lebih menyenangkan dari musik. Youtube telah mengubah pandangan anak-anak tentang cita-cita. Terinspirasi dari remaja yang sukses mengunggah video menyanyi atau sekedar memetikkan gitarnya hingga mendapat ratusan ribu penonton tentu akan mendorong semangat anak untuk merasa diapresiasi.

    Untuk mendorong hobi musiknya, anak-anak bisa belajar mengenai teknik dan teori memainkan alat musik, seperti gitar, bass, keyboard, drum, atau vokal. Biarkan anak-anak memilih lagu yang ia suka agar anak lebih semangat untuk mempelajarinya.

    BISNIS

    Berita lainnya:
    Kiat Pilih Tas Ransel untuk Anak
    Biarkan Anak Memilih Gayanya Sendiri
    Tip Mencegah Mata Kering akibat AC dan Layar Komputer


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti Istilah Kebijakan Pemerintah Atasi Covid-19, dari PSBB sampai PPKM

    Simak sejumlah istilah kebijakan penanganan pandemi Covid-19, mulai dari PSBB hingga PPKM, yang diciptakan pemerintah sejak 20 April 2020.