Daftar Zat Berbahaya dalam Makanan Sehari-hari

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi keripik kentang. Shutterstock

    Ilustrasi keripik kentang. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Banyak orang sudah memahami efek berbahaya dari makanan dengan zat tambahan. Namun, masih banyak juga yang belum bisa menghindarinya.

    Sebagian besar makanan yang kita santap di luar rumah mengandung zat tambahan yang secara drastis mempengaruhi kesehatan dalam jangka panjang. Banyak yang tidak menyadari telah menelan zat beracun setiap hari. Berikut ini beberapa zat berbahaya yang ada di sebagian besar makanan.

    #Aspartam
    Aspartam umumnya ditemukan dalam minuman ringan. Jenis aditif ini adalah karsinogen dan neurotoksin yang secara drastis dapat mempengaruhi kesehatan dalam jangka panjang.

    #Fruktosa tinggi
    Fruktosa sirup jagung sangat tinggi kalori dan menyebabkan obesitas.

    ADVERTISEMENT

    #MSG
    Monosodium Glutamate (MSG) atau bumbu masak adalah racun saraf dan digunakan dalam sup kalengan, makanan ringan tertentu, keripik, dan bahkan makanan beku.

    #Margarin
    Margarin dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat dan biasa digunakan dalam beberapa makanan yang dipanggang dan makanan cepat saji.

    #Makanan berwarna
    Warna yang digunakan dalam minuman, permen, dan makanan lain  berbahaya.

    #Sodium sulfat
    Sodium sulfat terkandung dalam anggur dan dapat menyebabkan ruam, sakit, dan rasa lemah.

    #Natrium nitrat
    Jenis makanan aditif ini ada dalam daging, hot dog, daging babi, dan ikan asap. Natrium nitrat mengandung karsinogen yang bisa membahayakan kesehatan dalam jangka panjang.

    #Sulfur dioksida
    Sulfur dioksida ditemukan dalam soda, bir, dan cuka. Zat yang mengandung sulfur sangat beracun dan dapat menyebabkan masalah pernapasan, asma, dan kekurangan gizi tertentu

    BISNIS

    Artikel lain:
    Sulit Berhenti Ngemil? Coba Cara ini! 
    Makanan Sehat yang Jadi Tren di 2017
    Memahami Henti Jantung dan Penyebabnya


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Level 4 dan 3 di Jawa dan Bali, Ada 33 Wilayah Turun Tingkat

    Penerapan PPKM Level 4 terjadi di 95 Kabupaten/Kota di Jawa-Bali dan level 3 berlaku di 33 wilayah sisanya. Simak aturan lengkap dua level tadi...