Riset: Penggemar Selfie Suka Menilai Diri Berlebihan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pasangan kekasih melakukan selfie. home.bt.com

    Ilustrasi pasangan kekasih melakukan selfie. home.bt.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Berfoto selfie banyak dilakukan manusia zaman sekarang, tua-muda, pria-wanita. Tapi ada pula orang yang tak terlalu suka berfoto selfie atau jarang melakukannya.

    Ketika selfie, seberapa menarik dan menyenangkan foto Anda dari skala 1 (tidak sama sekali) sampai 7 (sangat menarik)? Jika menjawab "sering", Anda mungkin tidak semenarik atau semenyenangkan seperti yang Anda pikirkan. Jika menjawab "jarang" atau "tidak pernah", penilaian Anda untuk daya tarik mungkin tepat.

    Mengutip The Guardian, sebuah penelitian yang dilakukan oleh Universitas Toronto di Kanada membagi 200 siswa dalam grup penyuka dan bukan penyuka selfie. Peserta diundang untuk berselfie di laboratorium dan menilai seberapa menarik dan menyenangkan mereka dalam foto.

    Mereka kemudian meminta orang lain untuk menilai foto yang sama. Rata-rata, orang yang tidak menyukai selfie menilai diri mereka 0,5 poin lebih menarik dan menyenangkan (dalam skala 7 poin) daripada orang lain yang menilai mereka.

    ADVERTISEMENT

    Namun, mereka yang menyukai selfie menilai diri mereka 1,5 poin lebih menarik dan menyenangkan dibanding orang lain menilai mereka. Jadi, bisa dikatakan bahwa penggemar selfie melebih-lebihkan daya tarik mereka tapi hanya dalam foto saja.

    BISNIS

    Artikel lain:
    Membaca Kepribadian Lewat Tulisan Tangan  
    Kiat Pilih Minyak Rambut Sesuai Kondisi Rambut  
    Gigi Hadid Bilang Berjiwa Petarung, Pilih Olahraga Tak Biasa  


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pujian dan Kado Menghujani Greysia / Apriyani, dari Sapi hingga Langganan Berita

    Indonesia hujani Greysia / Apriyani dengan sanjungan dan hadiah. Mulai dari sapi, emas sungguhan, sampai langganan produk digital. Dari siapa saja?