Perhatikan Polah Anak ketika Membangun Pencitraan Diri

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tidak hanya orang dewasa anak kecil pun menjadi model dalam memeragakan busana dari Cool kids dalam rangkaian acara pembukaan Lippo Mall Kemang, dikawasan kemang, Jakarta. (29/09). Tempo/Dian Triyuli Handoko

    Tidak hanya orang dewasa anak kecil pun menjadi model dalam memeragakan busana dari Cool kids dalam rangkaian acara pembukaan Lippo Mall Kemang, dikawasan kemang, Jakarta. (29/09). Tempo/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Umumnya anak memilih busana untuk memposisikan diri di lingkungan sosial atau sekolahnya. Sebaiknya orang tua tidak memaksakan selera berpakaian kepada anak. Biarkan anak menentukan gayanya sendiri.

    Pakar tumbuh kembang anak Robin Goldstein mengatakan, sebagaimana orang dewasa, anak menggunakan fashion untuk membentuk citra yang ingin mereka perlihatkan pada dunia.

    “Anak-anak melihat apa yang dipakai teman-temannya. Jadi, mereka akan merasa penting untuk memiliki sepatu atau tas yang sedang tren di kalangan teman sekolahnya agar bisa merasa ‘menyatu’ dengan lingkungannya,” tulisnya dalam buku The Parenting Bible.

    Meskipun demikian, orang tua tetap harus menentukan standar berpakaian untuk anaknya. Pastikan apapun baju yang dipilih anak tetap layak, sopan, dan sesuai usia mereka, serta nyaman untuk lingkungan dan cuaca.

    ADVERTISEMENT

    “Jelaskan juga bahwa pada acara-acara tertentu akan ada pengecualian di mana mereka harus menurut orang tua untuk tampil lebih rapi. Bedakan koleksi baju mereka ke dalam rak yang diberi label baju main, baju sekolah, dan baju pesta,” tulisnya.

    Sebagai tip tambahan, untuk menghindari anak menghabiskan banyak waktu memilih pakaian di pagi hari sebelum berangkat sekolah, biasakan dia menentukan pakaian favoritnya pada malam sebelumnya.

    BISNIS

    Berita lainnya:
    Kim Kardashian Pamer Kuku Gaya Baru 
    8 Cara Alami Mengatasi Infeksi Telinga pada Anak3
    Trik Sederhana Tingkatkan Kecerdasan Intelektual Anak


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Level 4 dan 3 di Jawa dan Bali, Ada 33 Wilayah Turun Tingkat

    Penerapan PPKM Level 4 terjadi di 95 Kabupaten/Kota di Jawa-Bali dan level 3 berlaku di 33 wilayah sisanya. Simak aturan lengkap dua level tadi...