Ayam Pandan dan Gurame Lada Hitam Khas Sunda

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ayam goreng daun pandan memiliki aroma rempah yang kuat, bercitarasa gurih dan renyah. TEMPO/DWI RENJANI

    Ayam goreng daun pandan memiliki aroma rempah yang kuat, bercitarasa gurih dan renyah. TEMPO/DWI RENJANI

    TEMPO.CO, Bandung - Sajian kuliner khas Sunda selalu membuat selera makan bertambah. Ciri khas bumbu rempah, lauk yang gurih, dan aneka sambal membuat siapapun tergoda untuk menyantapnya. Di Restoran Kalapa Lagoon di Jalan Sumatera Nomor 7 Kota Bandung, Jawa Barat, misalnya, menyajikan aneka hidangan khas Sunda.

    Dua menu ‘jagoan’ di restoran itu adalah ayam pandan dan gurame bakar lada hitam. Ayam pandan mengetengahkan sajian paha ayam yang terbungkus daun pandan. Bumbu rempah yang didominasi ketumbar tercium dari aromanya. Agar rasa bumbu meresap, daging ayam tersebut direndam bumbu selama dua hari. “Setelah dirasa cukup resapan bumbunya, paha ayam pun digoreng garing hingga renyah dan beraroma,” kata Head Chef Restoran Kalapa Lagoon, Opik, Minggu 5 Februari 2017.

    Terlebih, daging ini dibungkus dengan daun pandan, sehingga citarasa bumbunya lebih terjaga dan aromanya lebih wangi. Menu makanan tentu lekat dengan sambal yang menggugah selera. Sedikitnya ada lima varian sambal khas nusantara yang pedasnya beragam, mulai dari sambal terasi, sambal goreng, sambal matah, sambal kecap, dan sambal cabai hijau.

    Sama seperti ayam pandan, gurame bakar lada hitam juga memiliki citarasa rempah yang dominan. Tak ada bau tanah atau lumpur pada ikan gurame seberat 500 gram ini. Sebab sebelum dibakar selama beberapa menit, ikan tersebut direndam selama beberapa jam di dalam air beras yang dicampur bumbu rempah. “Kami menambahkan sedikit bumbu rempah di dalam saus lada hitam sehingga rasanya berbeda dari saus lada hitam instan lainnya,” ujar Opik.

    ADVERTISEMENT


    Gurame bakar lada hitam di Restoran Kalapa Lagoon. TEMPO | DWI RENJANI

    Melengkapi sajian lauk pauk yang gurih dengan rempah melimpah, pengunjung bisa memilih aneka nasi, antara lain nasi bakar bambu, nasi merah, dan nasi putih. Juga beragam sayuran, seperti karedok leunca, tumis-tumisan, serta camilan khas Sunda cireng dan cimplung.

    DWI RENJANI

    Berita lainnya:
    Nyindir, Cara Keliru Menegur Suami
    6 Cara Atasi Keraguan terhadap Pasangan
    Deena Abdulaziz Al-Saud, Putri Arab Saudi yang Nyentrik


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Makan di Warteg saat PPKM Level 4 dan 3 di Jawa - Bali

    Pemerintah membuat aturan yang terkesan lucu pada penerapan PPKM Level 4 dan 3 soal makan di warteg. Mendagri Tito Karnavian ikut memberikan pendapat.