5 Penghancur Ikatan Pernikahan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi perceraian. Shutterstock

    Ilustrasi perceraian. Shutterstock

    TEMPO.COJakarta - Hubungan percintaan perlu dirawat dan dipupuk agar selalu sehat. Jika sehat, hubungan itu bisa bertahan dan tumbuh dengan baik. Sebagaimana merawat tanaman bernama “kasih sayang”, ada saja godaan dan cobaan yang memicu retaknya pernikahan.

    Kendati tampak sepele, alasan-alasan itu cukup kuat untuk menghancurkan suatu ikatan pernikahan. Jadi jaga ikatan pernikahan sebaik mungkin dan usahakan hanya terjadi sekali seumur hidup. Karena itu, hindari beberapa hal berikut ini.

    1. Kurangnya kesetaraan
    Sebagai pasangan, Anda berdua harus saling menghormati dan saling berbagi satu sama lain, barulah hidup akan penuh dengan kedamaian, cinta, dan kemakmuran. Masalah dan kesalahpahaman muncul ketika salah satu dari Anda tidak mau bekerja sama dan berbagi.

    2. Tidak menangani masalah dengan saksama
    Orang percaya akan ada masa ketika salah satu dari pasangan melakukan kekeliruan yang bisa menghancurkan hubungan. Karena itu, tangani setiap masalah dengan hati-hati, penuh perhatian, dan bersikap bijaksana.

    3. Perselingkuhan
    Istri atau suami yang berselingkuh tidak layak dipertahankan dalam suatu hubungan. Namun, jika pasangan memaafkan, bukalah lembaran baru tanpa perlu mengungkit yang telah lalu dengan penuh kesadaran untuk tidak mengulanginya.

    4. Melecehkan pasangan
    Jika suami atau istri tidak saling menghormati satu sama lain, terlebih saling mengeksploitasi keburukan pasangannya di depan semua orang, mereka harus dinasihati. Sebab, perilaku seperti itu dapat menyebabkan keretakan rumah tangga.

    5. Sering bertengkar masalah uang
    Jika pasangan bertengkar mengenai keuangan, pasti akan berdampak drastis terhadap hubungan yang mereka bina. Bentrokan ego juga dapat membuat hubungan renggang. Karena itu, persoalan seperti ini mesti ditangani dengan hati-hati dan terbuka.

    BOLDSKY | LUCIANA

    Berita lainnya:
    Pilih yang Alami Pelawan Radang
    7 Tanda Anda Terlalu Manjakan Suami

    Alasan Karyawan Berprestasi Memilih Keluar



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.