Koleksi Terbaru Irregular Choice Terinspirasi Cinderella

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sepatu karakter Cinderela. Bisnis.com

    Sepatu karakter Cinderela. Bisnis.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Siapa tidak mengenal dongeng klasik The Little Glass Slipper atau yang lebih dikenal dengan nama Cinderella? Cerita yang dipopulerkan oleh Charles Perrault pada 1697 itu makin melejit setelah diadopsi oleh Walt Disney dalam sebuah film animasi pada 1922.

    Cerita tentang gadis malang yang disiksa ibu dan dua saudari tirinya itu merefleksikan gambaran ideal sebuah dongeng yang mengisahkan seorang gadis tak berdaya dalam mewujudkan impiannya untuk hidup bahagia dengan sang pangeran pujaan. Cinderella versi Disney turut melahirkan beragam karakter ikonik yang menginspirasi banyak karya modern di bidang seni, musik, dan fesyen. Mulai dari sepatu kaca, ibu peri, lucifer dan gus, ugly sisters, ibu tiri, hingga si putri dan pangeran tampan.

    Karakter-karakter ikonik dari dongeng tersebut turut menginspirasi produsen sepatu dan tas eksentrik asal Inggris, Irregular Choice. Mereka melansir koleksi sepatu bertajuk Cinderella, yang merupakan seri Disney kedua setelah Alice in Wonderland yang diluncurkan tahun lalu.

    Ada 15 pasang tipe sepatu dalam koleksi yang didominasi palet warna biru tersebut. Sebagaimana gaya khas Irregular Choice, setiap set dari koleksi tersebut kental akan aksen dan detail yang ramai, eksentrik, eye catchy, dan terkesan berlebihan bagi sebagian kalangan.

    ADVERTISEMENT

    Salah satu set sepatu yang ditawarkan adalah Home Before 12 yang merupakan ankle boot bertumit tinggi yang dihiasi oleh figurin Cinderella yang bisa berotasi. Solnya bergaya platforms berbalut glitter keemasan dengan badan sepatu bernuansa merah jambu metalik. Koleksi yang senada dengan set tersebut adalah Call Me Cinders.

    Hanya saja pasangan sepatu ini dilengkapi dengan sol platform ber-glitter keperakan dan badan sepatu berwarna biru. Tambatan pita rendah dari bahan organza semakin mempermanis tampilannya.

    Koleksi tumit tinggi lainnya adalah Bibbidi Bobbidi, yang merupakan stiletto berwarna hitam yang elegan, dengan aksen print grafis bergambar ibu peri dan kereta kuda dari labu. Sepatu ini dipercantik dengan detail mawar putih pada bagian ujungnya.

    Bagi penyuka glitter, terdapat tiga pasang sepatu tumit tinggi bertahtakan glitter emas, perak, dan hitam yang cantik dengan pita nan manis pada bagian belakangnya. Ada juga pasangan sepatu bergaya mary jane dengan pita emas besar dengan gambar burung nan cantik.

    Jika tidak terbiasa dengan sepatu tumit tinggi, terdapat berbagai pilihan alas kaki datar yang dicetak dengan gambar karakter-karakter ikonik cerita Cinderella versi Walt Disney. Mereka a.l. Can’t Stop Me Dreaming, Ugly Sisters, Believe in Magic, dan Lucifer & Gus.

    Koleksi sepatu yang dibanderol antara 110—220 Poundsterling atau sekitar Rp 16-36 juta tersebut cocok dikoleksi oleh pribadi yang berani tampil beda, playful, ekspresif, dan eksperimental dalam berpenampilan. Karena desainnya yang sangat semarak, sepatu-sepatu tersebut lebih cocok disandang sebagai fashion statement atau highlight dalam berpenampilan. Sandingkan dengan busana polos atau monokrom dengan aksesori seminimal mungkin untuk menghindari kesan terlalu ramai.

    BISNIS

    Baca juga:
    Risiko Jika Alergi Makeup Bergluten
    Inspirasi Dewi Yunani dalam Koleksi Couture Valentino
    Penyebab Ibu Hamil Kerap Mimpi Aneh dan Apa Artinya


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Makan di Warteg saat PPKM Level 4 dan 3 di Jawa - Bali

    Pemerintah membuat aturan yang terkesan lucu pada penerapan PPKM Level 4 dan 3 soal makan di warteg. Mendagri Tito Karnavian ikut memberikan pendapat.