Hari Gizi, Menteri Nila Ingatkan Banyak Makan Buah dan Sayur

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita makan buah dan sayur. shutterstock.com

    Ilustrasi wanita makan buah dan sayur. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Kesehatan Nila Farid Moeloek mengajak masyarakat untuk lebih peduli dengan kesehatan. Salah satunya dengan memperbanyak konsumsi buah dan sayur, terutama produksi lokal.

    "Saya ajak masyarakat mengkonsumsi beragam sayuran dan buah Nusantara yang banyak tersedia di daerah," kata Nila Moeloek di acara peringatan hari Gizi Nasional (HGN) 2017 di Jakarta, Rabu, 25 Januari 2017.

    Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013 menunjukkan banyak masyarakat Indonesia yang tidak mengkonsumsi buah dan sayur. Sebanyak 93,5 persen penduduk berusia lebih dari 10 tahun mengkonsumsi sayur dan buah dengan anjuran.

    Padahal, kata Nila Moeloek, konsumsi buah dan sayur merupakan salah satu bagian penting dalam mewujudkan gizi seimbang. Dia mengatakan, konsumsi buah dan sayur merupakan hal penting bagi masyarakat guna menaikkan taraf kesehatannya. Dua jenis pangan tersebut memiliki gizi seimbang seperti vitamin, mineral, dan serat pangan.

    Menurut Nila Moeloek, sebagian vitamin dan mineral dalam buah dan sayur berperan sebagai antioksidan atau penangkal senyawa jahat dalam tubuh. Sementara buah memiliki kandungan karbohidrat berupa fruktosa dan glukosa. Kandungan dalam buah dan sayur tersebut baru sebagian saja dan sejatinya sangat bervariasi dan sangat dibutuhkan tubuh.

    BISNIS

    Artikel lain:
    Temukan Manfaat Super Jagung Biru dalam Mengikis Lemak
    Riset: Nyeri Punggung Berkaitan dengan Gangguan Mental
    Deteksi Diabetes dari Lingkar Pinggang dan Lama Duduk


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketentuan THR Ramadan 2021: Tidak Boleh Dicicil

    Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah mengeluarkan edaran THR Ramadan 2021 yang mewajibkan perusahaan membayarnya sesuai dengan undang-undang.