Berikan Perhatian pada Lansia bila Mengalami Depresi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita tersenyum pada orang tua atau lansia di panti jompo. shutterstock.com

    Ilustrasi wanita tersenyum pada orang tua atau lansia di panti jompo. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Depresi merampas kebahagiaan hidup, terutama yang terjadi pada orang tua, depresi lebih berbahaya karena mungkin tidak diketahui. Depresi pada orang muda umumnya bisa cepat diidentifikasi oleh anggota keluarga.

    Depresi pada orang tua bisa menampilkan gejala yang berbeda dan bisa membingungkan karena gejala-gejalanya kadang sama dengan masalah kesehatan lain. Depresi, jika tidak ditangani, juga bisa meningkatkan risiko masalah jantung dan menyebabkan kematian karena penyakit lain.

    Statistik juga mengklaim bahwa depresi dapat meningkatkan risiko bunuh diri pada orang lanjut usia. Itulah pentingnya untuk berada di sekitar orang-orang tua di keluarga dan mendukung secara emosional dan medis. Karenanya, Anda perlu mengenali gejala dan apa penyebab depresi pada orang tua.

    Berikut fakta penyebab depresi pada orang tua:

    1. Isolasi sosial bisa menjadi penyebab pertama untuk depresi pada orang tua. Umumnya, setelah dewasa anak-anak dapat pindah ke tempat yang berbeda baik untuk pendidikan atau keperluan kerja. Hal ini dapat menyebabkan isolasi yang dapat meningkatkan risiko depresi.

    2. Pada beberapa orang, insomnia juga bisa menjadi gejala atau faktor risiko depresi. Penggunaan obat tidur juga bisa mempengaruhi kesehatan lebih lanjut.

    3. Stres, kurang dukungan sosial, kesepian, kehilangan orang yang dicintai, perceraian yang menyakitkan, kondisi kesehatan yang lemah, dan faktor-faktor tertentu lainnya meningkatkan risiko depresi pada lansia.

    4. Kondisi kesehatan, seperti hipertensi, stroke, demensia, kanker, diabetes juga dapat meningkatkan risiko depresi pada usia tua.

    5. Alkohol adalah pemicu depresi. Jadi, orang yang minum alkohol setiap hari sampai usia tua rentan terhadap depresi.

    6. Kurang aktivitas menarik juga bisa meningkatkan risiko depresi di usia tua. Orang yang selalu produktif, aktif secara fisik dan sosial, dan ramah memiliki peluang lebih sedikit menderita depresi di usia tua.

    7. Pikiran negatif dan kesedihan memanipulasi kimia otak dan dapat menjadi malapetaka ketika ada kondisi kesehatan lainnya.

    8. Ada terapi tertentu dan obat yang tersedia untuk membantu mengatasi depresi. Pastikan bahwa senior dalam keluarga mendapatkan lebih banyak perhatian medis, perawatan, dan cinta.

    BISNIS

    Artikel lain:
    Riset: Nyeri Punggung Berkaitan dengan Gangguan Mental
    Temukan Manfaat Super Jagung Biru dalam Mengikis Lemak
    Deteksi Diabetes dari Lingkar Pinggang dan Lama Duduk


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.