Prilly Latuconsina Banjir Pujian karena Wajah Polos

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Prilly Latuconsina. TEMPO/Nurdiansah

    Prilly Latuconsina. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Prilly Latuconsina mencuri perhatian netizen setelah mengunggah foto dirinya di akun Instagram-nya @prillylatuconsina96. Prillvers, julukan fans Prilly Latuconsina, tidak hanya mengagumi karya yang dihasilkan Prilly, tapi juga kecantikan idola mereka, seperti yang terlihat di salah satu posting-an foto Prilly Latuconsina yang diunggah beberapa jam lalu. 



     


    When someone took a picture of my bare face. I was like, well i don't wear makeup because I'd rather have a guy be shocked when i put it on rather than when i take it off. Lensed by @fikrichairi



    A photo posted by Prilly Latuconsina (@prillylatuconsina96) on Jan 23, 2017 at 5:25pm PST




    Dalam foto itu, wajah Prilly Latuconsina tampak alami tanpa polesan makeup. "Ketika sesorang mengambil foto wajahku yang polos, aku pikir aku tidak memakai makeup karena aku lebih suka seseorang akan kaget ketika memakainya ketimbang melepasnya," tulis Prilly Latuconsina.

    Foto Prilly Latuconsina itu mengundang rekasi netizen yang memuji wajahnya. "Seriusan bie ,kamu lebih cantik egk make up-an dari pada make up. @prillylatuconsina96 kalo orang cantik mah egk usah di apapain juga cantik ," tulis akun @ojja_rj.

    @dd_deean menimpali, "Tanpa make up aja cantik pril...dah dr sananya cantik...g make up pun cantik...natural.."

    "Bulu" di wajah mu to loh prill,,,bikin gregeett gimana gtu," @95chity terfokus pada bulu-bulu halus di wajah Prilly Latuconsina.

    TABLOIDBINTANG

    Baca juga:
    Anda Tergolong Tipe Orang Cerdas?
    Psikolog: Usia Matang Belum Juga Nikah, Ibarat Dikejar Utang
    Sehat Mana, Bungkus Makanan di Kulkas dengan Plastik atau Kertas


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Arti Bilangan R(0) dan R(t) untuk Menerapkan New Normal

    Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Suharso Monoarfa mengatakan bahwa suatu daerah dapat melaksanakan New Normal bila memenuhi indikator R(0).