Anda Tergolong Tipe Orang Cerdas?

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita cerdas. shutterstock.com

    Ilustrasi wanita cerdas. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Kita tak perlu khawatir atau terbawa perasaan bila dicap aneh oleh orang lain karena terbiasa tidur larut malam, menulis dengan tangan kiri, atau senang mengumpat. Menurut para pakar, kebiasaan tersebut justru menujukkan bahwa kita termasuk orang yang sangat cerdas.

    Menurut para pakar tersebut kepada Daily Mail, ada 10 tanda yang menunjukkan tingginya kecerdasan seseorang. Apa saja itu?

    1. Kidal
    Orang kidal lebih sedikit jumlahnya dibanding yang normal menggunakan tangan kanan. Mereka juga butuh peralatan yang berbeda, seperti tetikus komputer, gitar, dan bahkan gunting. Konon, orang kidal sangat andal dalam berhitung. Para psikolog dari Universitas Liverpool dan Universitas Milan menemukan fakta ini setelah melakukan penelitian terhadap 2.300 siswa di Italia yang berumur 6-17 tahun.

    2. Berantakan
    Percaya atau tidak, meja kerja orang pintar biasanya berantakan. Begitu kata penelitian yang dilakukan oleh tim dari Universitas Groningen pada 2012. Meja kerja tokoh jenius terkemuka seperti Albert Einstein dan Ronald Dahl dikabarkan tidak pernah rapi.

    3. Senang mengumpat
    Sebuah penelitian pada 2014 menyatakan bahwa mereka yang suka mengumpat memiliki kosakata yang lebih banyak dibanding yang selalu menjaga lidah. Para penggemar sumpah serapah itu bukanlah orang-orang yang malas atau tidak berpendidikan, begitu kata penelitian yang dimuat di jurnal Language Sciences itu. Justru orang-orang yang terbiasa melontarkan kata-kata kasar itu, lebih piawai dalam berbicara.

    4. Humoris
    Jangan dikira orang-orang yang cerdas itu cenderung pendiam dan serius, memakai kacamata tebal, dan kutu buku. Menurut Dr. Gil Greengross, seorang psikolog di Universitas Aberystwyth, orang cerdas itu justru humoris, lucu, dan sering membuat orang lain tertawa. Ia mempublikasikan hasil penelitiannya pada 2010.

    5. Biasa begadang
    Begadang atau tidur hingga sangat larut malam, atau bahkan dini hari, memang tidak disarankan oleh pakar kesehatan karena tidak baik buat tubuh. Namun tidak demikian pendapat sebuah penelitian yang diterbitkan pada 2009. Mereka yang terbiasa tidur larut dan bangun lebih siang justru dinilai lebih cerdas dibanding orang yang biasa tidur cepat dan bangun lebih pagi.

    6. Tidak mengenal seks saat remaja
    Dalam sebuah penelitian pada 2000, Dr Carolyn Tucker Halpern dari Universitas Carolina Utara di Chapel Hill, Amerika Serikat, mendapati para remaja yang sudah mengenal seks biasanya kurang pintar dibanding rekan-rekan seusia yang belum pernah berhubungan intim.

    7. Suka khawatir
    Orang yang sering merasa khawatir memiliki kecenderungan lebih cerdas secara verbal. Menurut Dr. Alex Penney dari Universitas Lakehead di Ontario, Kanada, biasanya orang-orang itu selalu khawatir akan apa yang terjadi di masa datang, atau berulang kali memikirkan hal-hal negatif di masa lalu.

    8. Rendah hati
    Sifat ini disebut juga efek Dunning-Kruger, mengacu pada bagaimana orang yang kurang pintar justru lebih percaya diri dalam menilai kecerdasannya, sedangkan mereka yang pandai tak pernah menilai otak encernya secara berlebihan. 

    9. Penggemar kucing
    Entah apa hubungannya, tapi sebuah penelitian yang dilakukan tim dari Universitas Caroll di Wisconsin, Amerika Serikat, pada 2014 menunjukkan bahwa para pemilik kucing biasanya lebih cerdas dibanding pemelihara anjing. Menurut penelitian tersebut, kepribadian para pemilik kucing dan anjing cenderung berbeda. Para pecinta kucing diklaim lebih sensitif dan berpikiran terbuka dibanding penggemar anjing yang energetik.

    10. Anak yang lebih tua
    Sebuah penelitian pada 2007 menyatakan bahwa anak yang lebih tua biasanya memiliki IQ yang lebih tinggi dibanding adiknya. Menurut Profesor Petter Kristensen dari National Institute of Occupational Health di Oslo, Norwegia, fakta ini bukan karena faktor biologis tapi karena pengaruh lingkungan keluarga.

    PIPIT

    Baca juga:
    Ayo, Beri Pemahaman soal Seks pada Anak sejak Dini
    Waktu Bekerja Lama Tak Jamin Produktivitas
    Hindari 3 Hal ini Saat Wawancara Keluar Kerja


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.