Tiru Michelle Obama, Melania Trump Pakai Busana Desainer Amerika  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden AS terpilih, Donald Trump (tengah) dan istrinya, Melania menaiki panggung dengan Wakil Presiden terpilih Mike Pence (kiri) dan istrinya Karen pada makan malam pra-pelantikan di Washington, AS, 19 Januari 2017 . REUTERS/Jonathan Ernst

    Presiden AS terpilih, Donald Trump (tengah) dan istrinya, Melania menaiki panggung dengan Wakil Presiden terpilih Mike Pence (kiri) dan istrinya Karen pada makan malam pra-pelantikan di Washington, AS, 19 Januari 2017 . REUTERS/Jonathan Ernst

    TEMPO.CO, Jakarta - Penampilan Melania Trump menjadi sorotan sejak suaminya, Donald Trump mencalonkan diri sebagai Presiden Amerika Serikat. Ketika Donald Trump memperoleh suara terbanyak saat pemilihan umum presiden Amerika Serikat, pamor Melania Trump semakin terkerek, dan otomatis apapun yang dia lakukan akan dibahas secara detil, termasuk soal pemilihan busana.

    Saat tampil di acara makan malam di Union Station, Kamis, 19 Januari 2017, Melania Trump mengenakan gaun emas mengkilap rancangan Reem Acra. Perancang busana asal Beirut dan tinggal di New York ini dikenal sebagai perancang gaun malam yang indah, halus, dan rumit. 

    Pada malam itu, Melania Trump mengenakan gaun lengan panjang dengan bagian leher yang berpotongan tinggi. Bordir emas menyelimuti gaun itu sehingga setiap kali Melania Trump bergerak, maka sorot lampu akan memantulkan kilau dari gaunnya.

    Baca:

    Siapa Desainer Pakaian Istri Donald Trump Saat Pelantikan?

    Acra ingin memberikan kesan mewah bagi Melania Trump melalui gaun tersebut. Dia menyesuaikan warna gaun Melania Trump dengan nuansa di seluruh ruangan Union Station, mulai dari taplak meja satin abu-abu, mawar putih, bola kristal, dan gelas dengan ukiran kristal di tangkainya. “Ruangannya terlihat seperti Met Gala,” ujar Acra yang sudah lama mengenal keluarga Donald Trump.

    Sebelum makan malam di Union Station atau pada Kamis pagi, 19 Januari 2017, Melania Trump memakai coat rancangan Norisol Ferrari yang terinspirasi dari pakaian militer dan gaun terusan. Busana itu dikenakannya saat memberikan penghormatan kepada anggota militer Amerika.

    Terkait dengan keputusan beberapa desainer yang menolak merancang pakaian untuk Melania Trump, Ferrari mengatakan menentang diskriminasi dengan cara apapun. "Aku mendukung pemberdayaan terhadap perempuan, tidak membedakan ras, agama, warna kulit, seksualitas, afiliasi politik –apapun itu," kata Ferrari.

    Ferrari melihat sosok Melania Trump sebagai perempuan dan ibu. “Sangat penting bagi saya kesetaraan bagi perempuan dan semua manusia,” ujarnya. Ferarri menolak mengungkapkan pilihannya pada pemilihan presiden tahun lalu. Dia tak percaya afiliasi politik memiliki relevansi dengan rancanganya.

    Sebelum merancang coat untuk Melania Trump, Ferrari lebih dulu bertemu dengan penasehat senior Donald Trump, Stephanie Winston Wolkoff. Dalam pertemuan itu, Stephanie menyatakan Melania Trump ingin memakai sebuah coat yang bernuansa militer saat upacara peletakan karangan bunga di Pemakaman Nasional Arlington.

    "Kebetulan urusan pakaian luar, seperti mantel dan jaket adalah keahlianku," ucap Ferrari. Keputusan Melania Trump memilih desainer Amerika Serikat menunjukkan dia mengadaptasi gaya Michelle Obama, yang kerap mengenakan busana karya perancang Amerika.

    WWD | REFINERY29 | NIA PRATIWI

    Berita lainnya:
    Wajib Tahu Unsur Kebersihan dari Toko Makanan
    Punya Kekasih Hasil Merebut dari Wanita Lain, Anda Bangga?
    Bikin Pizza Ternyata Bisa Pakai Rice Cooker, Simak Caranya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Peranan Penting Orang Tua dalam Kegiatan Belajar dari Rumah

    Orang tua mempunyai peranan yang besar saat dilaksanakannya kegiatan belajar dari rumah.