Yoga Prenatal, Apa Saja yang Harus Diperhatikan?  

Reporter

Ilustrasi wanita hamil melakukan yoga. ChinaFotoPress/ChinaFotoPress via Getty Images

TEMPO.CO, Jakarta - Andini Aisyah Haryadi atau yang lebih ngetop dengan panggilan Andien, mengunggah salah satu fotonya ketika sedang melakukan yoga. Padahal penyanyi pop ini tengah hamil besar.

"Through Pregnancy Yoga, you will become more in tune with your own body and breath," tulis Andien yang sudah memasuki usia kehamilan 33 minggu.



 

Just keep moving, no matter how slow you go #YukNdien #AndienPreggo #AdidasIndonesia

Foto kiriman Andien Aisyah (@andienaisyah) pada Jan 3, 2017 pada 1:25 PST




Apakah melakukan yoga saat hamil atau prenatal tidak berbahaya buat ibu dan janin? Yoga prenatal diklaim memiliki banyak manfaat, antara lain membantu para ibu dalam mempersiapkan tubuh agar lebih siap menjelang proses kelahiran, meningkatkan fleksibilitas serta keseimbangan. Yoga prenatal juga membuat tubuh ibu menjadi lebih rileks serta mengurangi rasa pegal selama masa kehamilan. 

Kehamilan memang bukan alasan untuk tidak aktif bergerak. Para ibu hamil tetap butuh olahraga. Yang penting, dengarkan apa kata tubuh dan bergerak dengan porsi tidak sebanyak saat tidak mengandung.

Yoga bisa jadi alternatif pilihan untuk tetap sehat dan bugar. Prenatal yoga adalah yoga untuk ibu hamil tapi belum pernah yoga sama sekali atau jarang beryoga. Prenatal yoga boleh diikuti ibu hamil setelah usia kandungan tiga bulan.

"Setelah tiga bulan, janin sudah kuat sehingga untuk melakukan gerakan bangun, berdiri, dan seterusnya lebih aman. Terkadang, kehamilan memiliki masalah berbeda. Ada yang setelah tiga bulan masih mual-mual. Itu sebabnya harus didahului dengan berkonsultasi ke dokter," jelas instruktur yoga Fajar Putra.
    
Konsisten menjalani prenatal yoga memberi banyak manfaat, seperti melancarkan persalinan.

"Bahkan salah satu murid saya bisa bersalin dalam waktu kurang dari 30 menit. Napas lebih panjang sehingga oksigen yang dihirup lebih banyak. Otot paha dalam lebih kuat, mencegah migrain selama hamil, dan mengecilkan risiko sakit pinggang. Lakukan dua set. Satu set terdiri 10 tarikan napas. Jika masih sanggup, lakukan satu set lagi," kata Fajar, yang juga guru buat beberapa pesohor, seperti Olla Ramlan, Pevita Pearce, Chelsea Olivia, dan Marshanda.

Menurut laman Mayo Clinic, sebelum melakukan yoga prenatal, ada beberapa rambu yang harus diperhatikan. Ibu hamil harus berkonsultasi dulu dengan dokter untuk mengetahui apakah kondisi kesehatan memungkinkan untuk melakukan yoga, apakah ibu memiliki risiko melahirkan bayi prematur, atau memiliki riwayat penyakit jantung atau punggung.

Selain itu, ibu hamil juga disarankan untuk melakukan yoga secara realistis. Jangan memaksakan diri melakukan gerakan yang berat, lakukan minimal 30 menit atau bisa juga lebih singkat. Bila ia sampai tak bisa bicara ketika sedang beryoga, tandanya latihan terlalu berat.

Yang tak kalah penting, jaga tubuh agar selalu terhidrasi dan berlatihlah di ruangan dengan sirkulasi udara yang baik. Hindari gerakan-gerakan berbahaya, seperti menaikkan kaki melebihi dada atau kepala, kecuali ia memang sudah sangat berpengalaman beryoga.

BERBAGAISUMBER | PIPIT

Artikel lain:
Keranjingan Makan Burger? Coba Stop dengan Cara Berikut
5 Bahan Alami untuk Atasi Semut
Kebaikan Kapulaga bagi Tubuh Kita






Kemnaker Gelar Workshop Atasi Tantangan Kesehatan Kerja

18 Mei 2022

Kemnaker Gelar Workshop Atasi Tantangan Kesehatan Kerja

Banyak perubahan terjadi pada ketenagakerjaan. Perlu penyiapan untuk perlindungan tenaga kerja.


Tips Mencegah Iritasi Kulit di Belakang Telinga karena Pakai Masker

8 Maret 2022

Tips Mencegah Iritasi Kulit di Belakang Telinga karena Pakai Masker

Potensi peradangan semakin besar apabila seseorang memiliki kulit sensitif dan menggunakan masker dalam waktu yang lama.


Kenali 6 Penyakit Pembuluh Darah yang Paling Umum Terjadi

30 Desember 2021

Kenali 6 Penyakit Pembuluh Darah yang Paling Umum Terjadi

Penyakit pembuluh darah adalah gangguan yang mempengaruhi sistem peredaran darah dari dan ke organ tubuh.


Sikap Skeptis Tinggi, Daewoong Gaet 15 Anak Muda Kreatif Galakkan Info Kesehatan

20 Desember 2021

Sikap Skeptis Tinggi, Daewoong Gaet 15 Anak Muda Kreatif Galakkan Info Kesehatan

Banyak masyarakat bersikap skeptis terkait bahaya pandemi Covid-19. Untuk tangani hal itu, Daewoong ajak anak muda galakkan info kesehatan


Asam Lambung Naik, Ketahui Posisi Tidur yang Tepat dan Lakukan Diet Asam Lambung

18 November 2021

Asam Lambung Naik, Ketahui Posisi Tidur yang Tepat dan Lakukan Diet Asam Lambung

Beberapa hal yang yang harus diperhatikan penderita gangguan asam lambung adalah posisi tidur dan diet.


Mengenal Demam Tifoid, Cegah dengan Vaksinasi 3 Tahun Sekali

13 November 2021

Mengenal Demam Tifoid, Cegah dengan Vaksinasi 3 Tahun Sekali

Indonesia masih endemi demam tifoid atau dikenal dengan sebutan penyakit tipus atau tipes.


Manfaat Berjalan Kaki, Membantu Mengurangi Berat Badan Hingga Mood Lebih Baik

11 November 2021

Manfaat Berjalan Kaki, Membantu Mengurangi Berat Badan Hingga Mood Lebih Baik

Rutin berjalan kaki setiap hari membantu mengurangi risiko penyakit jantung, diabetes, dan menurunkan berat badan.


Sering Pakai Semprotan Hidung untuk Mencegah Covid-19, Begini Cara Kerjanya

30 Oktober 2021

Sering Pakai Semprotan Hidung untuk Mencegah Covid-19, Begini Cara Kerjanya

Salah satu cara mencegah Covid-19 adalah dengan menyemprotkan cairan khusus ke hidung. Apa kandungan dalam cairan itu dan bagaimana cara kerjanya?


5 Cara Terhindar dari Sakit Kepala

24 Oktober 2021

5 Cara Terhindar dari Sakit Kepala

Penyebab sakit kepala yang dominan terjadi selama pandemi Covid-19 adalah kelelahan dan kurang tidur.


Kapan Puncak Massa Tulang dan Waktu yang Tepat Mencegah Osteoporosis

23 Oktober 2021

Kapan Puncak Massa Tulang dan Waktu yang Tepat Mencegah Osteoporosis

Ketahui periode terbaik memumpuk "bekal" menjelang massa tulang puncak, fase kondisi tulang terbaik, dan penurunannya untuk mencegah osteoporosis.