Sakit Kepala Juga Bisa Disebabkan Kekurangan Vitamin D  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Ilustrasi wanita pusing/darah rendah. Shutterstock

    Ilustrasi wanita pusing/darah rendah. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Kekurangan vitamin D bisa meningkatkan risiko terkena sakit kepala kronis. Demikian hasil penelitian University of Eastern Finland di Finlandia.

    Dalam studi yang dipublikasikan di jurnal Scientific Reports itu peneliti menganalisis serum vitamin D dan 2.600 orang laki-laki berusia 42 sampai 60 tahun yang mengalami sakit kepala.
     
    Sebanyak 68 persen dari para pria itu hanya mengalami kekurangan vitamin D, yakni di bawah 50nmoI/I. Sebanyak 250 orang mengaku menderita sakit kepala kronis setidaknya dalam kurun waktu seminggu dan mereka ternyata kekurangan vitamin D dibanding yang lain.

    Saat populasi studi dibagi dalam empat kelompok berdasarkan kandungan serum vitamin D dalam tubuh, kelompok yang kandungan vitamin D-nya paling rendah dua kali lipat berisiko menderita sakit kepala kronis.

    Sakit kepala ini lebih banyak terjadi setelah musim panas, yakni pada Juni-September. Sinar matahari (UVB) merupakan sumber penting vitamin D. Demikian dilansir laman resmi University of Eastern Finland.

    BISNIS

    Artikel lain:
    7 Alasan Kamu Boleh Tidak Mandi
    Keranjingan Makan Burger? Coba Stop dengan Cara Berikut
    Psikomatik, Merasa Sakit tapi Hasil Pemeriksaan Baik


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Level 3 selama Nataru Batal, Ini Aturan Baru yang Diterapkan

    Rencana PPKM Level 3 di seluruh tanah air selama Natal dan Tahun baru telah batal ditetapan. Gantinya, ada aturan baru pengganti pada periode Nataru.