5 Makanan yang Menyehatkan Tiroid

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita memegangi atau sakit tenggorokan. shutterstock.com

    Ilustrasi wanita memegangi atau sakit tenggorokan. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Sejak dulu, masalah tiroid telah menjadi penyakit yang disebabkan oleh gaya hidup. Dan, wanita-lah yang lebih rentan terserang penyakit yang berhubungan dengan tiroid.

    Tiroid -kelenjar berbentuk kupu-kupu, yang terletak di leher bagian depan bertugas memproduksi hormon tiroid yang mengontrol metabolisme tubuh. Kerja hormon tiroid meliputi seberapa cepat tubuh membakar kalori dan kecepatan detak jantung.

    Untuk menghindari masalah dan membuat tiroid lebih sehat, cobalah beberapa makanan yang dilansir India Times berikut ini:

    1. Sayuran hijau
    Selalu masukkan sayuran hijau seperti brokoli dan selada ke dalam menu harian karena sayuran itu sumber magnesium yang luar biasa, selain kaya mineral yang bisa berperan besar dalam berbagai proses di tubuh.

    2. Kacang-kacangan
    Mengkonsumsi kacang-kacangan seperti mete, almond, dan biji labu adalah cara tepat untuk mendapatkan zat besi dan selenium, yang bisa membantu kesehatan tiroid.

    3. Makanan laut
    Menyantap makanan laut seperti ikan, udang, dan rumput laut adalah cara yang baik untuk mendapatkan yodium, mineral yang sangat penting agar tiroid berfungsi dengan efektif.

    4. Garam
    Tiroid membutuhkan yodium dalam jumlah cukup dan salah satu sumbernya adalah garam.

    5. Telur
    Telur adalah sumber selenium yang luar biasa, mineral yang membantu konversi hormon tiroid T4 menjadi bentuk yang siap digunakan T3.

    PIPIT

    Berita lainnya:
    Bunda Juga Perlu Bikin Resolusi Tahun Baru, Apa Saja Isinya
    Pria yang Mampu Merayu Gigi Hadid agar Hanya Pakai Sepatu
    BCL di Iklan Konser 2017, Rahasia di Balik Wajah Beningnya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.