Kiat Mengatasi Rasa Cemas Sebelum Liburan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi naik gunung/berkemah/liburan/traveling. Shutterstock.com

    Ilustrasi naik gunung/berkemah/liburan/traveling. Shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Banyak orang yang mengalami perasaan campur aduk ketika akan pergi berlibur. Ada yang tidak sabar, gugup, atau bahkan panik dan takut, terutama mereka yang pergi karena mengikuti ajakan teman atau kerabat.

    Jangan khawatir. Perasaan yang tak menentu sebelum berlibur itu wajar, terutama bila memikirkan keamanan di rumah selama ditinggal pergi. Berikut beberapa kita untuk mengatasi rasa gugup dan cemas itu, seperti dilansir India Times.

    1. Tumpahkan rasa cemas lewat tulisan
    Menumpahkan rasa cemas lewat tulisan adalah salah satu terapi untuk mengatasinya perasaan negatif tersebut. Buatlah catatan sehari sebelum berangkat, misalnya apa yang ingin kita lakukan, tempat-tempat mana saja yang akan dikunjungi, dan barang atau oleh-oleh apa yang ingin dibeli.

    2. Mendengarkan musik
    Kumpulkan semua lagu-lagu kesukaan sebelum berangkat dan masukkan ke gawai. Dengarkan lagu-lagu tersebut selama perjalanan untuk membuat rileks.

    3. Bernapaslah
    Bila rasa panik tiba-tiba menyerang, saran terbaik untuk mengatasinya adalah dengan menarik napas panjang, kemudian membuangnya dengan perlahan. Cara ini ampuh membantu menenangkan saraf dan menurunkan detak jantung.

    4. Olahraga teratur
    Berolahraga bisa membantu melancarkan aliran darah dan melepaskan rasa tidak nyaman.

    5. Berkonsultasi ke dokter
    Kunjungi dokter sebelum berangkat dan konsultasikan rasa panik dan gugup yang kita rasakan. Dokter akan mencari tahu penyebabnya dan mungkin memberikan obat untuk meredakannya.

    PIPIT

    Artikel lain:
    Mulai Hari dengan Camilan Sehat 
    Olah Fisik Plank Sedang Naik Daun, Apa Itu?
    6 Hal yang Harus Dihindari Wanita Saat Datang Bulan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.