Natasha Mannuela Sebut Pemulung Bantargebang di Miss World 2016

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Juara Miss World 2016, Miss Puerto Rico Stephanie Del Valle (tengah) bergandengan tagan dengan juara first runner up Miss Dominican Republic Yaritza Miguelina Reyes Ramirez (kiri) dan second runner up Miss Indonesia Natasha Mannuela usai berakirnya ajang kompetisi Miss World 2016 di Oxen Hill, Maryland, AS, 18 Desember 2016. REUTERS

    Juara Miss World 2016, Miss Puerto Rico Stephanie Del Valle (tengah) bergandengan tagan dengan juara first runner up Miss Dominican Republic Yaritza Miguelina Reyes Ramirez (kiri) dan second runner up Miss Indonesia Natasha Mannuela usai berakirnya ajang kompetisi Miss World 2016 di Oxen Hill, Maryland, AS, 18 Desember 2016. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Miss Indonesia 2016 Natasha Mannuela menyandang predikat Runner Up kedua Miss World 2016, yang digelar di Washington DC, Amerika Serikat, Minggu 18 Desember 2016. Prestasi serupa juga diraih oleh Maria Harfanti pada 2015. Sementara mahkota Miss World 2016 dinobatkan kepada Stephanie Del Valle dari Puerto Rico.

    Natasha Mannuela yang akrab disapa Acha ini berhasil memenangkan fast track beauty with a purpose dan peringkat kedua pada fast track Top Model. Ini menjadi modal Acha untuk mendapatkan gelar Runner Up bersama Yaritza Miguelina Reyes Ramírez dari Dominican Republic.

    “Puji syukur dan terima kasih kepada Tuhan, orang tua, Yayasan Miss Indonesia dan semua pihak yang sudah mendukung saya hingga berhasil menjadi 2nd Runner Up Miss World 2016,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Tempo.

    Acha juga berterima kasih kepada masyarakat di Bantargebang, Bekasi, yang memberikan dukungan untuk menyelesaikan proyek sosial di sana. “Doa dan dukungan mereka menjadi kekuatan dan semangat tersendiri bagi saya untuk terus berjuang di Miss World 2016,” katanya.

    Sama seperti Maria Harfanti, pada tahun ini Natasha Mannuela juga berhasil memenangkan fast track beauty with a purpose. Proyek yang dilakukannya adalah membantu masyarakat di sekitar wilayah pemukiman pemulung Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang Bekasi, Jawa Barat untuk membangun kolam lele dan mengajarkan cara membuat abon lele.

    Selain itu, merenovasi sekolah untuk fasilitas pendidikan anak-anak pemulung yang tidak mampu mendapatkan pendidikan formal. Proyek-proyek inilah yang berhasil memukau para juri Miss World dan menyingkirkan empat besar lainnya.

    “Kami dari Yayasan Miss Indonesia tentu sangat bangga dengan prestasi Natasha Mannuela, ini menunjukan konsistensi kualitas Wanita Indonesia di mata dunia yang peduli dan berkontribusi dalam dunia sosial, pendidikan, dan enterprenuership," ujar Ketua Yayasan Miss Indonesia Liliana Tanoesoedibjo.

    NIA PRATIWI

    Baca juga:
    Awas, Obat Penghilang Nyeri Berisiko Sebabkan Tuli
    Khusus untuk Pria, Tren Jenggot Lebat Segera Berakhir
    Undangan Nikah, Natal, dan Tahun Baru, Makeup-nya Bagaimana?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.