Katering Online, Peluang Bisnis Menyasar Orang Sibuk

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • AP/Rogelio V. Solis

    AP/Rogelio V. Solis

    TEMPO.COJakarta - Waktu makan siang, banyak pekerja pergi ke luar kantor untuk membeli makanan. Padahal kondisi jalanan yang macet cukup menyita waktu. Ujungnya, tak sedikit yang memilih makanan yang dijual di pinggir jalan dan belum diketahui kualitasnya.

    Untuk memudahkan para pekerja kantor yang ingin makan siang dengan cara yang praktis dan sehat, Direktur Operasional Mercantile Athletic Club—yang juga anak usaha dari Mercantile Group—Sugianto Tan menawarkan layanan katering online BekalKu.

    Menurut Sugianto, hidangan makan siang ini dibuat oleh para koki dengan pengalaman internasional, tapi harganya terjangkau dan dapat dipesan dengan cepat. “Kami sangat memperhatikan kualitas, seperti pemilihan beras berkualitas baik yang menggunakan pupuk alami," katanya dalam peluncuran BekalKu di Jakarta. "Ketepatan waktu pengiriman dan pengemasan ramah lingkungan juga sangat penting."

    Andreas Djingga selaku Direktur BekalKu optimistis bisnis katering online akan semakin berkembang. "Sekarang orang mulai menerapkan pola hidup sehat dengan makanan seimbang. Karena itu, kami menawarkan menu makanan sehat dan tanpa menggunakan MSG," ujar Andreas.

    Katering online ini menyediakan lebih dari 90 variasi hidangan sehingga pelanggan dapat berganti menu sesuai selera. Ada dua kategori menu pilihan, yaitu menu harian dan sembilan menu klasik, di antaranya ada cumi bumbu pedas, tumis sayur, tahu isi, dan sambal terasi. 

    Harga paket BekalKu mulai Rp 25 ribu. Untuk wilayah pemasaran, paket BekalKu hanya berlaku di Jakarta Selatan dan Jakarta Pusat, seperti Sudirman, SCBD, Kuningan, Blok M, dan Thamrin.

    TABLOIDBINTANG

    Berita lainnya:
    Serba Apel dari Amerika, Smoothie dan Donat 
    Bikin Sulit Berjalan, Kenali Penyebab Nyeri Lutut 
    Puan Maharani Ungkap Siapa Guru Kebayanya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mereka Boleh Tetap Bekerja Saat DKI Jakarta Berstatus PSBB

    PSBB di Jakarta dilaksanakan selama empatbelas hari dan dapat diperpanjang. Meski demikian, ada juga beberapa bidang yang mendapat pengecualian.