Duduk Lama, Hati-hati Bokong dan Postur Tubuh Berubah  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita duduk menyilangkan kaki. shutterstock.com

    Ilustrasi wanita duduk menyilangkan kaki. shutterstock.com

    TEMPO.COJakarta - Jika selalu duduk di balik meja kerja, kemungkinan Anda akan duduk selama hampir delapan jam setiap hari. Ketika bangun dari tempat duduk, tidak jarang Anda merasa kesakitan pada bagian tubuh tertentu.

    Saat duduk lama, bokong tidak bergerak sama sekali. "Ketika Anda duduk sepanjang hari, yang terjadi adalah glutes atau otot-otot pada bokong tertutup,” ujar ahli terapi fisik Dan Giordano.

    Otot-otot bokong ini berdampak pada gerakan pinggul, rotasi panggul, dan stabilitas panggul. Otot-otot yang tidak aktif dapat mengencangkan fleksor pinggul dan kurva tulang belakang, sehingga menyebabkan sakit punggung. 

    Sebenarnya hal buruk yang terjadi pada bokong dapat berdampak buruk bagi seluruh tubuh. Ketika duduk dalam jangka waktu lama, terutama dengan sikap tubuh yang buruk, fleksor pinggul akan mengencang dan menyebabkan timbal balik inhibisi (mencegah aktivasi) dari glutes

    "Bila ini terjadi, panggul tidak dapat memutar ke depan, menyebabkan kompresi di punggung bawah yang dapat menyebabkan nyeri punggung," kata Giordano. "Lama-kelamaan dapat menyebabkan rasa sakit kronis."

    Memang, Giordano melanjutkan, efeknya tak akan terjadi dalam waktu dekat, melainkan mungkin selama lima tahun ke depan jika Anda konsisten duduk dalam waktu lama setiap hari. "Pinggul atau glutes yang tidak bekerja dengan baik dapat berdampak pada lutut dan pergelangan kaki,” tutur Giordano. 

    Sebab, ketika otot besar di bokong tidak menarik berat, tekanan dan kekuatan berpindah ke titik-titik yang lemah. Otot bokong yang "diam" terus-menerus akan membuatnya lemah. Otot bokong lemah disebut atrofi otot dan dapat membatalkan semua kerja keras yang dilakukan untuk membentuk tubuh bagian belakang yang indah. 

    Selain itu, duduk sepanjang hari selama bertahun-tahun dapat mengubah bentuk bokong Anda menjadi lebih datar. Untungnya, ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk meminimalkan efek duduk terlalu lama ini. 

    Caranya, pastikan posisi duduk benar dengan cara menyesuaikan kursi sehingga pinggul sedikit di atas lutut dan kaki dalam posisi datar di lantai. Pastikan punggung bawah Anda mendapat dukungan yang baik dari kursi atau tambahan bantal. 

    Jaga bahu tetap tegak dan rileks. Posisi layar komputer setingkat dengan atau sedikit di bawah bahu. Jika layar komuter atau laptop terlalu rendah, kepala akan menunduk dan membuat leher atau tengkuk cepat lelah. Posisi lengan sama dengan tinggi meja dan pastikan letak keyboard tidak terlalu jauh atau terjangkau. 

    GLAMOUR | NIA PRATIWI

    Berita lainnya:
    9 Profesi yang Berisiko Terhadap Kanker
    Tiru Menu Cerdas dan Ringkas Orang Jepang untuk Sarapan
    Pria Wajib Tahu, Apa Alasan Sebenarnya Dia Menerima Pinangan Anda


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.