Alasan Susu Murni Lebih Baik ketimbang Susu Rendah Lemak  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • sxc.hu

    sxc.hu

    TEMPO.CO, Jakarta – Ibu, penting untuk mencegah anak dari obesitas sejak dini. Karena itu, mulailah mengkonsumsi susu murni ketimbang susu rendah lemak. Sebuah penelitian menunjukkan minum susu murni dapat membuat anak-anak lebih ramping dan meningkatkan kadar vitamin D mereka dibanding susu rendah lemak atau susu skim.

    Dalam penelitian yang dipublikasikan dalam American Journal of Clinical Nutrition, anak-anak yang minum susu murni (mengandung lemak 3,25 persen per kandungan) memiliki indeks massa tubuh (BMI) lebih rendah dibanding mereka yang minum 1 atau 2 persen susu rendah lemak. “Artinya, anak tersebut memiliki berat badan yang ideal,” kata Jonathon Maguire, ketua penelitian yang juga dokter anak di Rumah Sakit St Michael di Ontario, Kanada.

    Jonathon Maguire mengatakan anak yang minum susu murni dapat menahan lapar lebih lama. Berangkat dari situ, mereka juga cenderung menahan diri untuk mengkonsumsi makanan berkalori tinggi. Selain itu, vitamin D dapat larut di dalam lemak, tidak seperti air yang tak larut dengan lemak. Nah, susu murni yang mengandung lemak tinggi pertanda juga memiliki lebih banyak vitamin D.

    “Anak-anak yang minum susu rendah lemak memiliki lemak tubuh namun tidak mendapatkan manfaat lebih dari vitamin D seperti pada susu murni,” kata Jonathon Maguire. “Itu kekurangan susu rendah lemak.”

    Penelitian yang mengambil sampel 2.745 anak usia 2-6 tahun ini menyarankan agar anak-anak di atas usia 2 tahun terpenuhi kebutuhan gizi yang direkomendasikan, yakni 2 porsi susu murni untuk mengurangi risiko obesitas. Data statistik menunjukkan bahwa susu murni berlemak penuh tidak meningkatkan berat badan pada anak. Susu mengandung kalsium dan vitamin penting untuk pertumbuhan dan perkembangan tulang anak. Karena itu, anak-anak disarankan agar mengkonsumsi lebih banyak makanan kaya kalsium, seperti yoghurt, keju, dan mentega.

    BOLDSKY | PARENTHERALD | DINA ANDRIANI

    Berita lainnya:
    Ingin Kerja Bahagia? Gaji Besar Bukan Targetnya
    Jangan Lukai Hati Pasangan dengan Pernyataan Berikut
    6 Indikasi Seseorang Mengalami Tekanan Darah Rendah



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untung Buntung Status Lockdown akibat Wabah Virus Corona

    Presiden Joko Widodo berharap pemerintahannya memiliki visi dan kebijakan yang sama terkait Covid-19. Termasuk dampak lockdown pada sosial ekonomi.