Kiat Mempersiapkan Pernikahan buat Mereka yang Sibuk  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • REUTERS

    REUTERS

    TEMPO.COJakarta - Di tengah kesibukan mempersiapkan pernikahan, calon pengantin tentu membutuhkan referensi segala kebutuhan untuk pernikahan, dari gedung, dekorasi, katering, hingga undangan. Namun, dengan berkembangnya informasi, kini sudah banyak sejumlah penyedia jasa yang menawarkan paket pesta pernikahan dengan harga sesuai kantong calon mempelai. 

    Salah satu penyedia jasa pesta pernikahan, Nendia Primarasa, contohnya. Berbagai kebutuhan pernikahan, dari katering, hotel, hingga dekorasi untuk pelaminan, bisa disediakan oleh penyedia jasa tersebut.

    “Di tengah kesibukan pekerjaan, banyak calon pengantin yang ingin memakai jasa untuk mengurus semua kebutuhan pernikahan. Kami pun menghadirkan beragam tema pernikahan dari tradisional hingga modern,” kata Resti Nendia, Direktur Utama Nendia Primarasa.

    Untuk tren dekorasi pernikahan, Resti mengatakan bahwa unsur modern akan menjadi pilihan. “Nendia mengedepankan unsur modern di mana ada nada percampuran budaya nasional dan internasional sehingga dekorasi pernikahan pun akan tampak berbeda dari biasanya,” tutur Resti.

    Untuk menu unggulan makanan, Nendia mengutamakan menu dari tradisional hingga Barat. Demi memudahkan para calon pengantin, Nendia memberikan beragam paket pesta pernikahan. Tujuannya agar para calon pengantin lebih mudah mengatur semua persiapan pernikahan.

    "Untuk paket pernikahan, kami akan menyiapkan semua kebutuhan, dari makanan, dekorasi, riasan, baju pengantin, undangan, pembawa acara, hiburan, cincin pernikahan, hingga undangan," ujarnya.

    TABLOIDBINTANG

    Artikel lain:
    Jangan Lukai Hati Pasangan dengan Pernyataan Berikut
    Pria Wajib Tahu, Apa Alasan Sebenarnya Dia Menerima Pinangan Anda
    Mengenal Kerja dan Fungsi Liver


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Memberlakukan Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar

    Presiden Joko Widodo telah menandatangai PP No 21 Tahun 2020 yang mengatur pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar menghadapi virus corona.