7 Kebiasaan di Siang Hari yang Mengganggu Tidur

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto ilustrasi. Dok: StockXpert

    Foto ilustrasi. Dok: StockXpert

    TEMPO.CO, Jakarta – Ketika waktu tidur tiba, yang kita harapkan adalah kamar yang tenang, ranjang yang nyaman, dan waktu tidur yang cukup. Tapi hasil penelitian sebenarnya menyatakan bahwa yang kita lakukan di siang hari berdampak besar pada kualitas tidur di malam hari.

    Bila kita ada masalah dengan tidur, coba ingat-ingat lagi apa saja yang kita lakukan di siang hari. Berikut ini 7 kesalahan di siang hari yang bisa mempengaruhi kualitas tidur, seperti dilansir Huffington Post.

    1. Mematikan alarm
    Alarm berbunyi, dan kita langsung mematikannya, tapi tidak segera bangun. Akibatnya, siklus tidur pun berubah meski hanya 10 menit. Karena siklus tidur terganggu, jam biologis pun terganggu.

    2. Menghindari sinar matahari
    Menjauhi sinar matahari ternyata juga berdampak pada tidur. Sinar matahari adalah alarm alami waktunya bangun, membantu mengeset ulang irama circadian untuk 24 jam ke depan, dan kemudian menjadi pengingat bila sudah waktunya tidur. Circadian rhythm atau irama circadian adalah istilah yang diberikan untuk “jam dalam tubuh”, yang mengatur 24 jam siklus biologis pada makhluk hidup.

    3. Terlalu banyak menatap ponsel
    Banyak penelitian yang menyebutkan bahwa terlalu lama menatap layar apa pun, termasuk ponsel, bisa berpengaruh pada tidur karena terganggunya produksi melatonin, hormon yang membuat mengantuk. Sebuah penelitian terbaru bahkan menyebutkan terlalu banyak bermain ponsel di siang hari pun bisa mempengaruhi tidur di malam hari.

    4. Terlalu banyak minum manis
    Sebuah penelitian terhadap 18.779 orang dewasa menunjukkan, 21 persen dari jumlah tersebut terbukti banyak mengkonsumsi gula dan kafein. Akibatnya, mereka tidur hanya lima jam sehari, bahkan kurang. Padahal mereka yang tak banyak makan dan minum manis bisa tidur sampai 7–8 jam sehari. 

    5. Merokok
    Nikotin pada rokok adalah zat stimulan. Sama seperti kafein. Akibatnya, akan membuat pengisapnya terjaga sepanjang malam. Hasil penelitian menyebutkan, para perokok empat kali lipat bermasalah dengan tidur dibanding mereka yang tidak merokok. Merokok bisa mengubah jam biologis dan dari setiap batang rokok, dengan menghilangkan waktu tidur selama 1 menit 20 detik.

    6. Terlalu banyak bermalas-malasan
    Sebuah survei dari National Sleep Foundation di Amerika Serikat mendapatkan fakta bahwa orang yang rutin berolahraga tidur lebih baik daripada yang tak suka berolahraga. Penelitian menunjukkan bahwa mereka yang duduk kurang dari enam jam sehari memiliki kualitas tidur yang lebih baik dibanding mereka yang duduk lebih dari 10 jam. Jadi, jangan malas bergerak dan menghabiskan waktu hanya untuk bermalas-malasan di sofa.

    7. Makan atau bekerja di ranjang
    Tempat tidur bukan meja, maka hindari menjadikannya tempat makan atau bekerja. Latihlah tubuh untuk memahami bahwa ranjang adalah tempat untuk tidur.

    PIPIT

    Artikel lain:
    Masalah Mata pada Mereka yang Berumur 40 Tahun ke Atas
    Mana Lebih Sehat, Mereka yang Bokongnya Montok atau Tepos?
    Mengenal Kerja dan Fungsi Liver



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.