Manfaat Seledri buat Ibu Hamil  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • wikimedia.org

    wikimedia.org

    TEMPO.CO, Jakarta - Seledri adalah sayuran tanpa lemak. Biasanya dipotong kecil-kecil kemudian dicampurkan ke dalam salad atau sup.

    Masih banyak orang yang ragu akan keamanan seledri jika dikonsumsi oleh ibu hamil. Mereka khawatir terdapat zat toksoplasmosis yang ditimbulkan oleh parasit di dalam seledri yang akan memperburuk kondisi kehamilan.

    Mengutip Boldsky, pada dasarnya, seledri aman dikonsumsi ibu hamil asalkan dicuci dulu sampai bersih untuk menghindari parasit. Berikut ini manfaat menyantap seledri selama periode kehamilan.

    1. Seledri mengandung kalium, vitamin C, dan asam folat. Banyak mengandung air serta rendah kalori dan lemak. Nutrisi tersebut meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan menurunkan risiko batuk selama masa kehamilan.
    2. Seledri kaya serat, sehingga dapat mencegah sembelit dan wasir selama kehamilan.
    3. Seledri membuat perut terasa kenyang untuk waktu yang lama.
    4. Menjaga kadar gula darah.
    5. Seledri dapat mengendalikan tekanan dan meningkatkan sirkulasi darah.
    6. Seledri mengandung kalsium yang dapat menenangkan saraf serta menguatkan sistem saraf selama kehamilan.
    7. Menjaga berat badan. Minum segelas jus seledri sebelum makan membantu mempertahankan berat badan selama masa kehamilan.
    8. Mengurangi kadar kolesterol selama masa kehamilan.
    9. Sebagai antioksidan yang dapat meningkatkan kekebalan tubuh ibu hamil dan janin dari berbagai gangguan kesehatan.
    10. Meningkatkan kesehatan jantung karena mengurangi endapan plak di dinding arteri.

    DINA ANDRIANI

    Berita lainnya:
    6 Cara Sederhana agar Anak Tak Kecanduan Gawai
    Adriana Lima Langsing dengan Olahraga dan Buckwheat
    Tiru Menu Cerdas dan Ringkas Orang Jepang untuk Sarapan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal yang Dilarang dan Dibatasi Selama Pemberlakuan PSBB Jakarta

    Anies Baswedan memberlakukan rencana PSBB pada 9 April 2020 di DKI Jakarta dalam menghadapi Covid-19. Sejumlah kegiatan yang dilarang dan dibatasi.