Pria Wajib Tahu, Apa Alasan Sebenarnya Dia Menerima Pinangan Anda

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pasangan menikah/pernikahan. Shutterstock

    Ilustrasi pasangan menikah/pernikahan. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Pria dan wanita memiliki pendapat yang berbeda tentang pernikahan. Bahkan kita semua memiliki pendapat sendiri tentang cinta dan pernikahan. Karena itu, para konselor pernikahan sering mewawancarai beberapa orang dari berbagai kelompok usia untuk mengetahui alasan di balik keputusan mereka menikah.

    Pernikahan adalah sebuah keputusan penting dalam hidup. Ketika para konselor pernikahan berbicara kepada 700 wanita untuk mengetahui alasan mereka menikah, jawaban yang diberikan beragam dan menarik. Berikut ini adalah hasilnya:

    1. Cinta
    Wanita pada kelompok usia 19-27 tahun menyatakan mereka ingin menikah demi cinta. Mereka berharap bisa selalu dekat dan memiliki hubungan romantis dengan pasangan melalui pernikahan.

    2. Uang
    Beberapa wanita yang telah menghadapi pasang surut dalam hidup berpikir bahwa mendapatkan stabilitas keuangan adalah hal penting. Salah satu solusinya melalui pernikahan.

    3. Teman hidup
    Wanita pada kelompok usia di atas 35 tahun mengatakan satu-satunya hal yang penting bagi mereka adalah memiliki teman untuk berbagi. Hidup damai bersama pasangan yang cocok tampaknya menjadi tujuan utama perempuan di usia matang.

    4. Paksaan orang tua
    Sebagian besar wanita mengeluh karena mereka harus menikah karena tekanan orang tua. Mereka mengaku ingin mengejar cita-cita, tapi pernikahan telah membatasi kebebasan.

    5. Usia
    Wanita di atas usia 38 tahun yang masih lajang mengatakan mereka lebih khawatir terhadap penuaan sehingga berharap segera menikah karena waktu terus berjalan.

    BOLDSKY | LUCIANA

    Berita lainnya:
    6 Perkataan Pria yang Bikin Perempuan Kesal
    Pasangan Hobi Mengatur, Sayang atau Ingin Mengendalikan?
    Waspadai Gusi Berdarah, Kaitannya Bisa ke Berbagai Penyakit


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Arti Bilangan R(0) dan R(t) untuk Menerapkan New Normal

    Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Suharso Monoarfa mengatakan bahwa suatu daerah dapat melaksanakan New Normal bila memenuhi indikator R(0).