Rabu, 19 September 2018

6 Cara Sederhana agar Anak Tak Kecanduan Gawai

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi anak bermain gadget. Shutterstock

    Ilustrasi anak bermain gadget. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Orang tua kini banyak mengeluhkan sulitnya mengalihkan perhatian anak yang terlanjur tertuju pada gawai (gadget). Buah hati ayah-bunda itu kerap menghabiskan waktu berjam-jam bahkan seharian dengan menatap layar ponsel, sabak digital (tablet), atau komputer, demi permainan digital, berjejaring di dunia maya, dan aktivitas lainnya.

    Menurut psikolog keluarga dan anak, Astrid Wen, mengenalkan gawai kepada anak memang tidaklah dilarang. Namun, dia menekankan penggunaan gawai harus mengikuti aturan waktu agar tak berdampak buruk terhadap anak.

    "Menurut American Academy of Pediatrics (AAP), penggunaan layar elektronik disarankan 30 sampai 60 menit setiap hari," ujar Astrid di Midtown Senopati, Jakarta Selatan, Kamis, 24 November 2016.

    Bahkan, Astrid mengatakan, anak usia 0-2 tahun disarankan tidak dikenalkan dengan gawai. Namun sayangnnya, saat ini sudah banyak anak di bawah usia sekolah yang kecanduan bermain gawai. Lalu, bagaimana mengatasinya?

    Pendiri Pion Clinician ini mengatakan ada banyak cara mengubah kebiasaan anak bermain gawai. "Tapi, harus disesuaikan dengan kemampuan orang tua dalam menjalani komitmen dan keadaan psikologi anak," katanya.

    Astrid lantas memberikan enam cara paling sederhana yang dapat dilakukan orang tua agar anak terhindar dari kecanduan gawai.

    1. Tidak membiarkan anak bermain gawai di waktu makan.
    2. Tidak membiarkan anak bermain gawai satu jam sebelum tidur.
    3. Orang tua sebaiknya matikan notifikasi suara.
    4. Lakukan pendampingan saat anak menggunakan gawai, meskipun hal ini masih sulit dilakukan oleh sebagian orang tua yang bekerja.
    5. Tetap berkomunikasi dengan anak dengan cara membatasi waktu penggunaan gawai, misalnya hanya sepuluh menit setiap kali bermain.
    6. Berikan kegiatan lain yang melibatkan interaksi dengan orang tua/orang dewasa lainnya. Ada tatapan mata, ada interaksi dua arah, dan sebagainya.

    DINI TEJA

    Berita lainnya:
    Yuk, Ikuti Gaya Hidup Orang Sukses
    6 Indikasi Seseorang Mengalami Tekanan Darah Rendah
    Jangan Anggap Enteng, Putus Cinta Bisa Bikin Kesehatan Drop


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    TGB Muhammad Zainul Majdi dan Divestasi Tambang Emas Newmont

    KPK mengusut aliran dana ke rekening TGB Muhammad Zainul Majdi, Gubernur Nusa Tenggara Barat. Dana itu diduga berkaitan dengan Newmont Nusa Tenggara.