Tidur, Makan Pedas, dan Sarapan Bagus untuk Metabolisme

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ramen Kuah Pedas. tabloidbintang.com

    Ramen Kuah Pedas. tabloidbintang.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Jangan berharap proses metabolisme yang baik itu berjalan secara alami tanpa ada dukungan apa pun yang kita lakukan. Ingatlah, tubuh mungkin tak bisa membakar kalori dengan cepat karena kebiasaan atau pola makan yang buruk.

    Untungnya, masih ada cara lain untuk mengontrol kecepatan metabolisme, dari tidur cukup sampai mengatur makanan. Bila mesin pada tubuh dijalankan dengan kecepatan penuh, tak banyak lagi yang bisa kita lakukan untuk membakar lemak.

    Lantas apa saja kiat agar proses metabolisme bisa lebih maksimal? Berikut ini tujuh tip yang diberikan Lifescript.

    1. Cukup tidur
    Faktor tidur sangat mempengaruhi lingkar pinggang. Penelitian menunjukkan kurang tidur bisa mengakibatkan rasa lapar yang berlebihan dan nafsu makan menjadi gila-gilaan. Penelitian selama empat tahun yang dilakukan Universitas Wisconsin dan Universitas Stanford di Amerika Serikat menunjukkan orang dewasa yang tidur selama lima jam memiliki hormon ghrelin (pemicu rasa lapar) yang tinggi sampai 14,9 persen dan hormon leptin (penekan nafsu makan) hanya 15,5 persen.

    2. Cepat bangun
    Bangun lebih pagi membuat kita punya waktu cukup untuk sarapan. Biasanya, orang yang bangun lebih siang hanya sempat mandi dan berpakaian, lalu langsung beraktivitas. Padahal sarapan dengan menu yang tepat sangat membantu menekan rasa lapar hingga beberapa jam ke depan.

    3. Selalu aktif
    Sebagian orang mungkin sulit membuat tubuh selalu aktif lewat olahraga, seperti lari, renang, aerobik, dan jalan kaki. Padahal olahraga kardiovaskular bisa meningkatkan metabolisme, membantu membakar lebih banyak kalori, dan menekan nafsu makan seusai latihan.

    4. Sering makan
    Jangan dikira makan tiga kali sehari itu ideal. Makan lima-enam kali sehari dengan porsi yang tidak terlalu besar justru lebih baik buat metabolisme dan kerja otak. Yang penting, jaga pola makan yang sehat dan sertakan buah, sayur, kacang-kacangan, serta yogurt dalam menu.

    5. Banyak minum
    Dehidrasi bisa menyebabkan respons "lapar" ke otak. Jadi cobalah memperbanyak minum air putih agar tubuh tetap terhidrasi.

    6. Santap makanan pedas
    Banyak orang tak suka makanan pedas. Padahal makanan pedas bisa menaikkan temperatur tubuh yang berkaitan dengan metabolisme. Bila suhu naik, metabolisme juga ikut naik dan menjadi stimulan dalam penggunaan lemak tubuh sebagai energi.

    7. Tambah asupan kalsium
    Penelitian menunjukkan kalsium bisa memperbaiki sistem metabolisme yang akan membantu menurunkan berat badan.

    PIPIT

    Artikel lain:
    9 Mitos dan Fakta soal Kelainan Makan
    Jauhkan Mata dari Sinar Matahari Pagi dan Sore
    Tangan dan Kaki Tiba-tiba Terasa Dingin, Deteksi Penyebabnya



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Akhir Cerita Cinta Glenn Fredly

    Glenn Fredly mengembuskan napas terakhirnya pada Rabu, 8 April 2020 di RS Setia Mitra, Jakarta. Glenn meninggalkan cerita cinta untuk dikenang.