Tak Ada Istilah Makanan Bayi, yang Benar Adalah...

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Bayi Makan. vividbaby.com

    Ilustrasi Bayi Makan. vividbaby.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Setelah melewati periode ASI eksklusif selama enam bulan, anak akan memasuki masa mengkonsumsi makanan pendamping ASI (MPASI). Para ibu kerap cemas ketika memasuki fase ini karena bingung memilih menu makanan untuk buah hatinya. Padahal intinya, makanan yang disantap oleh keluarga dapat diberikan juga kepada bayi.

    Ketua Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Mia Sutanto mengatakan sejatinya ibu tidak perlu pusing memikirkan apa saja makanan untuk bayi. "Pada dasarnya, tidak ada yang namanya makanan bayi. Yang ada makanan keluarga. Apa yang dimakan oleh keluarga, ya berikan juga kepada bayi," ujar Mia di Jakarta.

    Yang dimaksud Mia, para ibu tidak perlu membeli bahan makanan yang tidak biasa digunakan dalam keluarga. "Kalau tidak biasa beli ikan salmon, terbiasa ikan kembung, ya berikan saja ikan kembung," ucap Mia.

    Mia menuturkan yang perlu diperhatikan bukanlah bahan-bahannya, tapi cara mengolahnya. "Ibu bisa menggunakan bahan yang sama, tapi dengan cara memasak yang berbeda," kata Mia. 

    Menurut dia, membiasakan bayi memakan aneka jenis makanan keluarga akan mengurangi kemungkinan mereka menjadi picky eater atau pemilih makanan kelak. "Bayi itu juga manusia. Biarkan mereka merasakan aneka jenis makanan yang bisa disantap manusia dewasa," ujar Mia.

    TABLOIDBINTANG

    Berita lainnya:
    Wanita Australia Bikin Boneka Barbie Menyusui
    Kesemutan Pertanda Terjadi Gangguan Kerja Saraf
    Rona Pink dan Dark Angel Semarakkan Fashion Show Victoria's Secret 2016



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal yang Dilarang dan Dibatasi Selama Pemberlakuan PSBB Jakarta

    Anies Baswedan memberlakukan rencana PSBB pada 9 April 2020 di DKI Jakarta dalam menghadapi Covid-19. Sejumlah kegiatan yang dilarang dan dibatasi.