Waspadai Gusi Berdarah, Kaitannya Bisa ke Berbagai Penyakit  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Hariandi Hafid

    TEMPO/Hariandi Hafid

    TEMPO.COJakarta - Kita mungkin pernah mengalami gusi berdarah saat menyikat gigi. Jangan anggap enteng. Menurut dokter gigi Sally Cram, gusi berdarah tak pernah berarti normal.

    Gusi berdarah adalah tanda adanya gingivitis atau peradangan gusi. Pemicunya adalah tumpukan bakteri di gusi dan karang di gigi. Kita tak pernah menginginkan penyakit gusi karena akan merusak kesehatan mulut, bahkan merembet sampai kesehatan jantung.

    Menyikat gigi dengan terlalu bersemangat bukan satu-satunya penyebab gusi berdarah. Ada beberapa pemicu lain yang bisa menyebabkan darah menyertai liur saat kita menyikat gigi. "Bakteri hanya butuh waktu 24 jam untuk menyebabkan peradangan di gusi. Jadi, bila menyikat gigi dengan salah, kita akan melihat sedikit darah mengalir dari mulut," kata Cram kepada Women's Health.

    Jangan terlalu keras ketika menyikat gigi. Yang penting semua bagian mulut, terutama tempat yang paling banyak dihuni bakteri, tersikat. Darah juga bisa disebabkan oleh perubahan kadar hormon yang naik dan turun, sehingga kondisi mulut pun jadi lebih sensitif.

    Stres juga bisa menyebabkan gusi lebih sensitif sehingga lebih gampang berdarah. Untuk mengatasinya, dibutuhkan pola makan yang tepat, terutama makanan yang mengandung protein serta vitamin C dan D. "Kami sering melihat para mahasiswa yang gusinya berdarah karena pola makan tak sehat, begadang, dan stres dengan tugas-tugas kampus sehingga berdampak pada kemampuan tubuh untuk melawan peradangan yang disebabkan oleh bakteri di mulut," tutur Cram.

    Penyebab lain adalah obat-obatan, seperti anti-depresan dan penurun tekanan darah tinggi, yang menyebabkan mulut kering dan produksi air liur, yang mampu melawan bakteri, menurut. Akibatnya, gusi membengkak, merah, dan berdarah.

    Adapun penyakit lain yang bisa dikaitkan dengan kesehatan gusi adalah diabetes, leukimia, dan HIV. Sebab, penyakit tersebut mempengaruhi kekebalan tubuh dan bisa menyebabkan gusi bengkak dan berdarah. Untuk menghindari berbagai masalah di mulut, sebaiknya memang rutin berkunjung ke dokter gigi.

    PIPIT

    Artikel lain:
    Ketahui Perbedaan Flu dengan Pilek
    Mengenali Sumber Vitamin A dan Manfaatnya

    Kram Otot dan Mati Rasa, Tanda Tubuh Kekurangan Vitamin


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara