Tip Sehat Sebelum Mewarnai Rambut

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lily Allen mewarnai sendiri rambutnya dengan warna pink di kamar mandi rumahnya. Vibe.com

    Lily Allen mewarnai sendiri rambutnya dengan warna pink di kamar mandi rumahnya. Vibe.com

    TEMPO.COJakarta - Mewarnai area tubuh berambut, seperti kepala dan kumis, dengan produk pewarna bisa membuat seseorang mengalami alergi. Penyebabnya karena tidak cocok dengan bahan kimia yang dipakai di dalam produk itu.

    Marketing Director L’Oréal Paris Ankit Porwal menjelaskan cara yang mudah melakukan tes alergi terhadap tubuh seseorang. Caranya dengan mengoles sedikit krim pewarna dari produk apa pun yang akan dipakai di belakang bawah telinga Anda.

    “Kulit di bagian bawah belakang telinga merupakan daerah yang cukup sensitif untuk dilakukan tes alergi. Jangan langsung memakainya ke rambut yang akan diwarnai,” ujarnya di Jakarta, Selasa, 29 November 2016.

    Setelah mengoles, dia menambahkan, biarkan sejenak, lalu bilaslah. Namun setelah itu Anda harus menunggu hingga 48 jam untuk mengetahui apakah area tersebut memerah atau gatal-gatal. “Apabila terjadi kemerahan maupun gatal, jangan teruskan pemakaian produk tersebut,” katanya.

    Dia menganjurkan agar Anda melakukan hal yang sama untuk produk berbeda, walaupun mereknya sama. “Kadang satu merek memiliki beberapa produk, Anda harus mengetes setiap produk itu kalau ingin memakainya,” tuturnya.

    BISNIS

    Baca juga:
    Sentuhan Ibu Membuat Anak Tangguh
    Bahan Makanan yang Mampu Maksimalkan Kesehatan
    Bila Si Dia Marah, Anda Harus Bagaimana?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    New Normal, Cara Baru dalam Bekerja demi Menghindari Covid-19

    Pemerintah menerbitkan panduan menerapkan new normal dalam bekerja demi keberlangsungan dunia usaha. Perlu juga menerapkan sejumlah perlilaku sehat.