Stimulasi Kemampuan Bicara Anak

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sxc.hu

    Sxc.hu

    TEMPO.COJakarta - Kemampuan anak berbicara tidak sama. Orang tua perlu melakukan stimulasi untuk membantu anak belajar bicara. Umumnya anak mulai bicara sepatah 2 patah kata di usia setahun. Usia 2 tahun, anak mulai menguasai sekitar 300 kata atau lebih dan mulai bisa merangkai kalimat sederhana.

    Tak sedikit orang tua yang merasa khawatir bila di usia tertentu anak mereka belum lancar bicara, sementara anak-anak lain seusianya sudah lebih cerewet. Peran orang tua menstimulasi kemampuan anak. Terlebih proses anak belajar bicara sebenarnya sudah dimulai sejak sangat dini. 

    Berikut ini beberapa kegiatan yang dapat menstimulasi kemampuan bicara anak.

    1. Bicara setiap saat
    Menstimulasi kemampuan bahasa bisa dimulai sejak anak masih bayi. Bayi mendengar banyak sekali bunyi dari lingkungannya setiap hari. Sering mengobrol dengan bayi akan menstimulasi kemampuan bayi mengidentifikasi bahasa ibunya. Bicaralah dengan kata yang sederhana, pelafalan yang jelas, dan konsisten. Yang perlu diingat, bicaralah selayaknya orang dewasa, jangan meniru cara bayi bicara.

    2. Sebut obyek dengan jelas
    Setelah bayi mulai bisa mengucapkan kata sederhana, perbanyak memperkenalkannya dengan kata benda. Hindari menggunakan kata ganti. Alih-alih mengatakan “Adik mau itu?”, katakan “Adik mau susu?”. Sebut semua obyek benda yang dituju. Hal ini membantunya memperbanyak perbendaharaan kata benda.

    3. Tanya-jawab
    Rasa penasaran anak kecil sangat tinggi. Ketika mereka mulai bertanya, sekecil apa pun jawaban yang Anda berikan, akan melekat dalam pikirannya. Jadi jangan sembarangan memberikan jawaban kepada anak saat mereka bertanya. Berikan jawaban yang sederhana, tapi lengkap. Sebaliknya, jika anak Anda termasuk tipe anak yang jarang bertanya, Andalah yang harus sering bertanya kepadanya: “Ini warna apa?”, “Itu gambar binatang apa?”, atau “Adik mau makan apa?” 

    Pertanyaan-pertanyaan Anda akan membantu mereka mengasah kemampuan mengenal benda sekaligus berbicara. Ada baiknya jika kegiatan tanya-jawab dilakukan secara seimbang antara orang tua dan anak. Ini akan membentuk mereka menjadi pembicara dan pendengar yang baik.

    4. Membaca buku cerita
    Kegiatan membacakan buku cerita untuk anak merupakan langkah efektif meningkatkan kemampuan bicara anak. Biasakan membaca buku cerita untuk anak di waktu senggang. Pilihlah buku cerita bergambar sesuai dengan usia anak. Jangan hanya membaca kata per kata dalam buku, tapi tunjuk juga gambar dalam buku sambil menyebutkan nama obyek. Membacakan buku cerita membantu anak meningkatkan kemampuannya memahami kata, mengenal struktur bahasa, dan mengajarkannya kata baru.

    5. Bawa ke tempat-tempat baru
    Bahasa adalah kumpulan kata, penting bagi Anda untuk menambah perbendaharaan kata anak setiap saat. Bawalah anak ke supermarket lalu perkenalkan kepadanya aneka sayur, buah, ikan, dan daging. Bisa juga sambil menjelaskan warna dan rasanya. Di waktu lain, ajak mereka ke taman, melihat pepohonan, bunga, dan serangga. 

    6. Bernyanyi
    Ketika anak masih bayi, orang tua menggunakan nyanyian sebagai pengantar tidur. Namun bayi juga merekam kata-kata dalam nyanyian. Semakin banyak lagu yang didengar, semakin banyak kata yang dipelajari. Setelah anak mulai bisa bicara, mengajak bernyanyi bisa menjadi cara yang baik untuk meningkatkan kemampuan bicara dan mengenal kata. 

    7. Bicaralah di atas kemampuan anak
    Harus ditekankan, jangan bicara layaknya anak kecil di depan anak-anak. Berhentilah melafalkan huruf “r” dengan huruf “l” atau huruf “s” menjadi huruf “c” di depan anak. Dengan mengajarkannya pelafalan yang salah, kemampuan bicara anak akan terganggu. Mereka kesulitan memahami pelafalan yang benar. Bicaralah di atas kemampuan anak. Bila mereka baru bisa mengatakan satu-dua kata, bicaralah dengan tiga atau empat kata sekaligus. Ini akan merangsang anak untuk meningkatkan kemampuannya berbicara dalam kalimat lengkap.

    TABLOID BINTANG

    Berita lainnya:
    Cara Cepat Balita Belajar Bicara
    Tahapan Anak Belajar Jalan
    Si Kecil Bicara Sendiri, Tanda Dia Punya Teman Khayalan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.