Kiat Melatih Anak Mengambil Keputusan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi terapi untuk anak/autisme. Shutterstock

    Ilustrasi terapi untuk anak/autisme. Shutterstock

    TEMPO.COJakarta - Sejak dini orang tua harus melatih kemampuan anak untuk mengambil keputusan. Kemampuan membuat keputusan merupakan salah satu tolok ukur kedewasaan seseorang. Melatih kemampuan ini dapat dimulai dengan hal-hal kecil, seperti memilih mainan.

    Wajar jika anak merasa bingung jika dihadapkan dengan membuat keputusan. Kemampuan ini bukan hal yang instan. Orang tua harus melatih anak membuat keputusan secara berkelanjutan. 

    Berikut ini kiat orang tua dalam membantu anak mengambil keputusan.

    #Tanamkan pada anak bahwa menimbang pilihan merupakan suatu hal yang menyenangkan. 
    Tujuannya agar anak memiliki rasa percaya diri. Umumnya, anak takut salah memilih. Untuk itu, Anda perlu meyakinkan anak bisa belajar dari pilihannya yang salah dan membuat keputusan yang lebih baik di kesempatan lain. Semakin sering anak membuat keputusan, semakin cepat anak sadar bahwa mengambil keputusan bukanlah sesuatu yang menakutkan.

    #Jelaskan sisi positif dan negatif dari setiap pilihan. 
    Misalnya, anak bingung antara memilih dibelikan mainan atau berkunjung ke taman bermain sebagai hadiah ulang tahunnya. Anda bisa membantu memberi pertimbangan bahwa mainan bisa digunakan berulang kali, sedangkan berkunjung ke taman hiburan hanya bisa berlangsung sekali. Dengan memperoleh informasi tersebut, anak akan lebih yakin bahwa ia membuat keputusan yang tepat. Tapi ingat, jangan sampai Anda membujuknya untuk memilih keputusan yang menurut Anda lebih tepat, seperti dilansir laman Young Parents.

    #Hormati keputusannya. 
    Setelah anak menentukan pilihan, misalnya ia memutuskan untuk membeli mainan, hormati keputusan tersebut. Jika timbul rasa ragu, tenangkan anak dengan memberitahukannya bahwa ia membuat keputusan yang baik dan beri pujian karena telah menimbang pilihan tersebut dengan matang.

    TABLOID BINTANG

    Berita lainnya:
    Ibu Hamil Kurang Gizi, Anak Berisiko Alami Gangguan Jantung
    Papa-Mama, Begini Cara Hadapi Perilaku Buruk Anak
    Riset: Aktivitas Bersama Keluarga Bikin Emosi Anak Stabil


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.