Kurang Tidur karena Insomnia, Santaplah 4 Makanan Berikut  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bangun tidur di tengah malam. Ilustrasi

    Bangun tidur di tengah malam. Ilustrasi

    TEMPO.COJakarta - Banyak orang yang sering kesulitan tidur di malam hari. Bila kita pernah mengalaminya, tak ada salahnya mencoba jenis makanan yang bisa membuat mengantuk.

    Ada beberapa jenis makanan yang bila dikonsumsi kadangala membuat kita tidak bisa tidur semalaman atau insomnia. Tapi ada beberapa jenis makanan yang bisa membuat mengantuk, yang disebabkan oleh hormon serotonin.

    Untuk memproduksi hormon serotonin, dibutuhkan asam amino yang disebut dengan triptofan. Sebagai solusi untuk mengatasi insomnia dan mendapatkan tidur berkualitas, berikut ini beberapa jenis makanan yang bagus dikonsumsi sebelum tidur, seperti dilansir laman Boldsky.

    1. Oatmeal
    Oatmeal bisa memicu produksi insulin yang dapat meningkatkan kadar gula darah, sehingga membuat sangat mengantuk. Selain itu, karena berbahan dasar gandum yang kaya melatonin, makanan ini bisa menenangkan tubuh dan membuatnya cepat tertidur.

    2. Kacang almond
    Almond mengandung banyak magnesium dan triptofan. Keduanya membantu mengurangi fungsi saraf dan otot. Almond juga menstabilkan irama jantung sehingga membuat cepat mengantuk.

    3. Madu
    Madu penuh dengan glukosa yang dapat memberi tahu otak untuk menurunkan kinerja oreksin. Hanya satu sendok makan madu cukup untuk membuat kita tertidur dengan baik.

    4. Roti gandum
    Biji-bijian dapat meningkatkan kadar glukosa dalam darah Anda. Namun, setelah kadar glukosa turun, tingkat energi juga bisa turun secara tiba-tiba dan kita mungkin mulai merasa lesu.

    TABLOID BINTANG

    Artikel lain:
    Sakit Kepala? Ini Obatnya yang Manjur
    7 Tip Mengatasi Susah Tidur Saat Menginap
    5 Makanan Penangkal Hipertensi di Sekitar Kita


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Memberlakukan Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar

    Presiden Joko Widodo telah menandatangai PP No 21 Tahun 2020 yang mengatur pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar menghadapi virus corona.