Cara Mudah Menekan Keinginan untuk Makan Camilan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi gigi putih meski makan banyak. shutterstock.com

    Ilustrasi gigi putih meski makan banyak. shutterstock.com

    TEMPO.COJakarta - Kita mungkin sering merasakan keinginan makan camilan yang berlebihan. Biasanya hasrat itu muncul saat sedang stres, bosan, atau berkumpul bersama teman.

    Makan camilan memang bukan masalah, apalagi di saat perut kosong sebelum jam makan tiba. Namun kebiasaan ini bisa menjadi petaka bila terlalu sering dilakukan.

    Jika hal itu terjadi pada Anda, ada baiknya mengikuti tip berikut ini untuk mengalihkan pikiran dari keinginan makan camilan. Berikut ini tiga cara melawan keinginan makan camilan berlebihan, seperti dikutip dari laman Men's Health.

    1. Mengunyah permen karet
    Otak bisa dengan mudah dikelabui. Gerakan mengunyah permen karet bisa mengirimkan sinyal ke bagian otak yang mengontrol rasa lapar dan kepuasan. Jika otak mengira kita sedang makan, kita pun akan mulai merasa kenyang. 

    Tak hanya itu, rasa manis dari permen karet juga akan mengaktifkan pelepasan zat neurotransmitter di otak yang menimbulkan rasa senang, yaitu serotonin. Kadar serotonin yang meningkat bisa menyebabkan rasa ingin makan camilan bisa ditahan.

    2. Menyikat gigi
    Setelah menyikat gigi biasanya kita malas makan lagi. Gunakan senjata ini sebelum keinginan makan datang. Gunakan pasta gigi dengan rasa mint untuk membuat makanan menjadi kurang menarik. Walau demikian, jangan terlalu sering menyikat gigi karena alasan ini.

    3. Hindari stres
    Saat menyendiri bisa menjadi alasan ingin terus-terusan makan camilan. Hormon stres kortisol yang keluar saat kesepian dapat mengirimkan sinyal ke otak untuk mencari pelarian. Akibatnya, kita lebih tertarik mengkonsumsi makanan berlemak atau mengandung gula.

    TABLOID BINTANG

    Artikel lain:
    Manfaat Buah Longan
    Trik Bikin Hati Senang Setiap Hari
    5 Makanan Penangkal Hipertensi di Sekitar Kita


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.