Penggunaan Talenan yang Baik dan Benar

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi talenan. shutterstock.com

    Ilustrasi talenan. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Umumnya, penggunaan talenan tak jauh dari memotong, mengiris, dan mencincang. Namun nyatanya, tak semua orang mengetahui cara menggunakan talenan yang baik dan benar. Padahal talenan hampir dipastikan ikut serta dalam setiap kegiatan memasak.

    Berikut ini lima kesalahan umum yang sering dilakukan dalam penggunaan talenan.

    1. Kontaminasi silang
    Menggunakan talenan yang sama untuk memotong daging dan sayuran menyebabkan kontaminasi silang. Daging mentah rentan mengandung bakteri. Bila talenan yang sama digunakan untuk memotong sayuran, sayur-sayuran Anda akan terkena bakteri dari daging mentah. Mulai sekarang, sediakan setidaknya dua talenan di dapur Anda. Yang satu khusus untuk memotong daging-dagingan, yang lain untuk memotong sayuran dan bumbu-bumbu.

    2. Memotong di talenan basah
    Menggunakan talenan basah banyak risikonya. Talenan yang terbuat dari plastik akan lebih licin, berpotensi mudah bergerak, dan membuat potongan tidak sempurna. Juga berisiko melukai tangan Anda jika sampai tergelincir. Pastikan talenan Anda dalam kondisi kering saat digunakan.

    3. Ukuran yang tidak tepat
    Cara memastikan talenan yang digunakan ukurannya sudah tepat adalah letakkan pisau Anda di atas papan talenan secara diagonal. Talenan yang ideal panjang diagonalnya sama dengan panjang pisau. Jika terlalu besar atau kecil, talenan akan terasa tak nyaman saat digunakan untuk mengiris.

    4. Tidak mencuci talenan dengan benar
    Talenan, baik yang terbuat dari plastik maupun kayu, tidak perlu dicuci menggunakan mesin pencuci piring. Gunakan air sabun hangat dan spons pencuci piring untuk mencuci talenan. Untuk memastikan talenan benar-benar bersih setelah dipakai memotong daging, gunakan sedikit cuka untuk membersihkan talenan sebelum mencucinya dengan air sabun. Pastikan Anda membilasnya hingga benar-benar bersih agar tidak tertinggal rasa sabun di talenan.

    5. Menyimpan talenan lama
    Jangan menyimpan talenan lama yang sudah rusak, patah, atau terlalu usang. Talenan bisa menjadi tempat yang sempurna untuk bakteri berkembang biak. Buang talenan itu, lalu ganti yang baru.

    TABLOIDBINTANG

    Berita lainnya:
    Warna Hangat dan Ceria Untuk Dapur Anda
    Kapan Waktu yang Tepat Mengganti Peralatan Dapur?
    Daftar Peralatan Dapur yang Wajib Dimiliki Ibu Modern



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    New Normal, Cara Baru dalam Bekerja demi Menghindari Covid-19

    Pemerintah menerbitkan panduan menerapkan new normal dalam bekerja demi keberlangsungan dunia usaha. Perlu juga menerapkan sejumlah perlilaku sehat.