Pentingnya Kalium Selama Kehamilan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi kehamilan/ibu hamil. Shutterstock

    Ilustrasi kehamilan/ibu hamil. Shutterstock

    TEMPO.COJakarta - Setiap asupan nutrisi selama kehamilan mempunyai manfaat yang berbeda untuk pertumbuhan janin. Ibu hamil memerlukan asupan kalium yang cukup selama kehamilan.

    Makanan yang mengandung potasium juga penting bagi kehamilan. Kalium memainkan peran penting untuk menjaga keseimbangan elektrolit dalam tubuh. Hal ini juga penting untuk pertumbuhan janin.

    Mineral ini berperan dalam kontraksi otot, transmisi sinyal di saraf, dan lain-lain. Selain itu, kalium membantu menjaga tingkat tekanan darah yang optimal. Selama kehamilan, jumlah darah dalam tubuh meningkat, dan kalium diperlukan untuk menjaga keseimbangan kimia secara optimal. Kalium juga dapat mengurangi kram di kaki selama kehamilan.

    Kebutuhan kalium bagi ibu hamil adalah 4.700 miligram per hari. Dan ibu menyusui memerlukan sekitar 5.000 miligram per hari. Salah satu tanda kadar potasium yang rendah ialah diare atau muntah. Gejala lain yang menunjukkan kalium yang rendah dalam tubuh adalah kelelahan, sembelit, lemas, kram otot, depresi, mati rasa, dan kulit kering.

    Rendahnya kalium dapat menyebabkan ibu hamil mengalami edema atau bengkak-bengkak selama 7-9 bulan kehamilan. Lebih baik berkonsultasi dengan dokter kandungan jika ibu hamil mengalami salah satu gejala di atas selama kehamilan. Biasanya dokter merekomendasikan makanan yang kaya mineral dan suplemen yang mengandung kalium. 

    BOLDSKY | DINA ANDRIANI

    Baca juga:
    Tip Rias Wajah yang Tepat untuk Kulit Berminyak
    Sehatkan Jiwa dan Raga dengan Meditasi
    Mari Memahami Lebih Jauh Soal Otak Manusia


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Memilih Status PSBB, Sejumlah Negara Memutuskan Lockdown

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi memutuskan PSBB. Hal itu berbeda dengan sejumlah negara yang telah menetapkan status lockdown atau karantina wilayah.