Alasan Dermatolog Anjurkan Vitamin C untuk Mencerahkan Kulit  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi kulit sehat. Shutterstock.com

    Ilustrasi kulit sehat. Shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Salah satu bahan andalan para dermatolog untuk mengatasi masalah kulit adalah vitamin C. Nutrisi ini biasanya dipakai dalam bentuk pembersih, serum, exfoliant, dan pelembap.

    Vitamin C adalah antioksidan yang kuat. "Seperti semua antioksidan, vitamin C dapat membantu melawan radikal bebas dari semua agresor lingkungan, seperti polusi dan kerusakan yang disebabkan oleh matahari," kata dermatolog Dennis Gross. Jadi melapisi serum atau pelembap yang mengandung vitamin C di bawah tabir surya akan menambah perlindungan untuk kulit.

    Dermatolog kosmetik di The Mount Sinai Medical Center, Heidi Waldorf, mengibaratkan radikal bebas sebagai bom antioksigen yang memicu peradangan dan kerusakan kulit. "Antioksidan dapat mencegahnya,” ucapnya.

    Vitamin C juga mampu menyamarkan bintik-bintik gelap pada wajah. “Vitamin C dapat mengurangi aktivitas enzim yang mengarah ke produksi pigmen, juga pada perubahan warna,” ujar Gross. Vitamin C bekerja lebih baik dengan hydroquinone atau retin-A, yang dapat menyamarkan bekas luka dan bintik-bintik serta meratakan warna kulit secara keseluruhan.

    Beberapa jenis vitamin C dapat larut dalam lemak dan beberapa lain larut dalam air. Kulit terdiri atas lapisan air dan lipid, sehingga produk vitamin C yang baik digunakan adalah yang larut dalam air serta lemak untuk penyerapan sempurna.

    "Anda harus menggunakan dua jenis vitamin C yang secara efektif menembus kulit, mencegah kekurangan kolagen, dan memerangi radikal bebas," tutur Gross. Perhatikan kata kunci seperti asam L-askorbat dan natrium ascorbyl phosphate (keduanya larut dalam air) serta ascorbyl palmitate dan tetrahexyldecyl askorbat (yang larut dalam lemak) pada daftar kandungan.

    Perhatikan juga bagaimana pengemasan produk yang mengandung vitamin C. Sebab, vitamin C rentan terhadap cahaya, matahari, dan paparan udara. "Gunakan vitamin C yang dikemas dalam tabung buram, botol air ketat, atau pompa pengap untuk memastikan bahan-bahan tetap stabil setelah produk dibuka dan digunakan," ucap Gross.

    Baik Gross maupun Waldorf setuju reaksi negatif untuk topikal vitamin C jarang terjadi. Namun, jika memiliki kondisi kulit seperti eksim, konsultasikan dulu dengan dokter kulit sebelum menambahkan produk seperti pencerah dalam rutinitas kecantikan Anda.

    SELF | NIA PRATIWI

    Berita lainnya:
    Cara CERDIK Mencegah Diabetes
    Menikmati Mie dengan Bumbu Racikan di WhatsUp Cafe
    Mendesain Rumah dengan Luas Kurang dari 36 Meter Persegi



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.