Tipe Rekan Kerja yang Bikin Anda Jengkel

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi beberapa pekerja sedang rapat serius. shutterstock.com

    Ilustrasi beberapa pekerja sedang rapat serius. shutterstock.com

    TEMPO.COJakarta - Di setiap tempat kerja, pasti akan selalu ada orang yang keberadaannya kurang disukai oleh teman-temannya. Bisa saja karena perilakunya yang tidak baik, kepribadiannya yang tidak menyenangkan, atau kinerjanya yang buruk sehingga merepotkan rekan kerja yang lain.

    Nah, bagaimana bila ternyata Andalah orang yang dimaksud? Itu bisa saja terjadi, terlebih bila Anda suka melakukan tujuh hal ini.

    1. Datang bekerja saat sakit
    Datang ke kantor dalam keadaan sakit sama saja Anda menyebarkan kuman penyakit ke seluruh penjuru kantor dan menularkannya kepada semua rekan kerja. Bila memang sedang sakit, sebaiknya beristirahat dan berobat dulu hingga kondisi Anda membaik. Ini juga menjadi perhatian untuk para atasan agar bersikap lebih bijak terhadap anak buahnya yang sakit. Sebaiknya tidak memaksa anak buah yang sedang sakit untuk tetap datang ke kantor dan bekerja. Pikirkan dampaknya.

    2. Menjilat atasan
    Menjilat atasan agar cepat naik jabatan? Lagu lama, sih. Namun masih banyak lho yang melakukannya. Jangan-jangan Anda salah satunya. Mungkin Anda berpikir hal ini adalah hal biasa. Toh, meski Anda “menjilat”, atasan tetap bersikap baik kepada Anda. Rekan kerja yang lain juga tampaknya tenang-tenang saja. Setidaknya, itu sikap mereka di depan Anda. Namun, di belakang Anda, mungkin lain lagi ceritanya.

    3. Cari perhatian
    Setiap orang memiliki masalah, entah itu kesehatan, keuangan, keluarga, dan lain-lain. Terkadang tidak ada salahnya untuk berbagi cerita kepada teman. Namun, dengan catatan, sesekali saja, jangan terlalu sering. Ingat, yang memiliki masalah bukan cuma Anda. Teman-teman Anda butuh waktu untuk bekerja dan harus berkonsentrasi mengerjakan pekerjaannya. Keluh kesah Anda bisa menjadi gangguan besar bagi mereka.

    4. Jorok
    Tidak akan ada orang yang ingin bekerja di tempat yang kotor dan penuh sampah. Karena itu, jagalah selalu kebersihan meja kerja Anda. Buang sampah di tempat sampah, bersihkan debu dari meja, dan simpan dokumen dengan rapi. Saran ini melampaui work station Anda.

    5. Volume suara berlebihan
    Hormati orang-orang di sekitar Anda. Pelankan suara saat mengobrol atau berbicara. Begitu pula ketika sedang menyetel musik. Pasang volume yang cukup untuk Anda seorang yang dengar, tak perlu sampai seantero ruangan ikut mendengarkan musik yang Anda mainkan. Ingat, orang lain butuh fokus dan berkonsentrasi pada pekerjaan mereka.

    6. Mencuri hasil kerja orang lain
    Bila bekerja dalam tim, penting untuk mengakui hasil kerja semua rekan yang berkontribusi. Namun Anda malah mengakui dan mengklaimnya sebagai hasil jerih payah Anda, sehingga hanya Anda yang diapresiasi. Kelak, rekan-rekan akan kapok dan enggan bekerja sama dengan Anda lagi. Tidak akan ada seorang pun yang mau bekerja dengan orang yang curang, licik, dan culas.

    7. Lalai mengerjakan pekerjaan
    Waktu bekerja delapan jam sehari, Anda mungkin hanya memenuhinya selama lima atau enam jam. Sisanya, Anda menghabiskannya untuk bermain dan bergosip. Parahnya, Anda melakukan itu saat tenggat waktu atau ketika dikejar deadline, sehingga rekan kerja yang lain, atau bahkan atasan, sampai harus turun tangan mengerjakan pekerjaan yang seharusnya Anda kerjakan. Tak mungkin bila mereka tidak jengkel pada kelakuan Anda.

    ALLWOMENSTALK | LUCIANA

    Baca juga:
    6 Cara agar Tak Terjebak Jadi Workaholic
    6 Aturan Kerja Unik yang Bikin Anda Betah di Perusahaan
    Perjalanan Karier Mereka yang Berusia 21 Tahun ke Bawah


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pedoman WHO Versus Kondisi di Indonesia untuk Syarat New Normal

    Pemerintah Indonesia dianggap belum memenuhi sejumlah persyaratan yang ditetapkan WHO dalam menjalankan new normal.