Bagian Tubuh Rossa yang Selalu Terpapar Parfum

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyangi Rossa. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    Penyangi Rossa. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyanyi Rossa mengaku sangat menyukai wewangian. Dari dulu, ia senang menggunakan beberapa parfum dan mengenakannya sesuai dengan suasana hati.

    "Saya tuh sangat suka pakai parfum. Orang-orang juga sering menanyakan saya suka pakai minyak wangi apa. Akhirnya terpikirkan untuk membuat sendiri," ujar Rossa saat ditemui di peluncuran parfumnya di Cacaote, Jakarta, Rabu, 16 November 2016.

    Lantaran sering memakai parfum, Rossa rupanya punya beberapa trik agar wangi parfumnya tetap segar dan tahan lama. "Kalau aku tuh lebih sering menyemprotkan parfum di baju," ujar Rossa. "Kalau di anggota tubuh atau di kulit, jarang karena kalau di badan wanginya enggak langsung keluar, kecuali kalau di bagian terbuka, seperti di tangan dekat nadi."

    Saat menggunakan parfum di kulit, Rossa punya trik tersendiri. "Biasanya kalau di anggota badan, di pergelangan tangan, aku ada cara sendiri. Setelah aku semprotkan ke pergelangan tangan, tanganku itu aku oleskan ke rambut," ujarnya.

    Alasannya, ternyata hal ini ia lakukan agar wanginya merata ke seluruh tubuh. "Sekalian kalau mengibaskan rambut jadi wangi," ujarnya sambil tertawa. "Tapi jangan terlalu banyak, nanti rambutnya kering."

    Rossa mengatakan mungkin tahun depan wewangian bunga yang manis masih disukai oleh pasar. "Tahun lalu, waktu aku ke London, mereka suka banget wewangian kayu. Kalau sekarang, dan kemungkinan besar masih sampai tahun depan, yang disukai adalah wangi bunga," katanya.

    TABLOIDBINTANG

    Artikel lain:
    Cara Sederhana dan Mudah Agar Terlihat Awet Muda
    Fungsi Protein, Lemak Tak Jenuh, Vitamin, dan Mineral
    Kiat Mengakali Makan Malam di Restoran agar Tak Rusak Diet


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.