7 Mitos dan Fakta tentang Flu

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • dailymail.co.uk

    dailymail.co.uk

    TEMPO.CO, Jakarta - Selama bertahun-tahun, atau mungkin berabad-abad, mitos tentang flu mengalir turun temurun melalui keluarga, teman, atau bahkan orang yang tidak dikenal. Bagaimana kita bisa tahu bahwa informasi yang diberikan itu hanya mitos atau memang fakta?

    Berikut beberapa mitos tentang flu yang sering kita dengar dan apa sebenarnya faktanya, seperti dilansir Very Well.

    #Cuaca dingin bikin sakit
    Kita mungkin sering mendengar ibu melarang kita bermain di luar saat hujan atau dingin. Maaf bu, sakit tak hubungannya dengan udara dingin. Satu-satunya penyakit akibat udara dingin hanya hypothermia atau radang dingin, bukan flu atau pilek.

    #Makan banyak agar flu cepat sembuh
    Apa hubungannya makan banyak dengan sembuh? Satu-satunya cara untuk sembuh adalah dengan menjaga tubuh agar tidak dehidrasi dan makan bila lapar.

    #Binatang menularkan flu
    Tak usah khawatir hewan peliharaan akan menularkan flu. Hanya sedikit penyakit yang bisa ditularkan hewan kepada manusia dan sebaliknya.

    #Vitamin C mampu meredakan flu
    Vitamin C memang baik dan dibutuhkan tubuh agar tetap sehat tapi bukan berarti bisa menyembuhkan flu.

    #Tak boleh berolahraga saat flu
    Bila sedang flu berat, sebaiknya kita memang tak berolahraga karena akan membuat kondisi lebih parah. Tapi bila hanya pilek ringan, tak ada salahnya tetap berolahraga daripada hanya berbaring di sofa.

    #Wanita hamil rentan terkena flu
    Wanita hamil memang lebih rentan terserang penyakit, bukan hanya pilek atau demam.

    #Tak boleh menyusui saat flu
    Banyak ibu yang bertanya-tanya apakah mereka boleh menyusui bayi ketika flu. Air susu ibu sangat baik buat bayi, jadi teruslah berikan makanan bergizi itu saat ibu dalam keadaan sehat atau flu.

    PIPIT


    Artikel lain:
    Sudah Sehatkah Kulit Anda?
    5 Mitos dan Fakta tentang Migrain
    Mengenali 7 Jenis Sakit Kepala dan Gejalanya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.