Memahami Sinusitis, Penyebab, Gejala, dan Pencegahannya  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dailymail.co.uk

    Dailymail.co.uk

    TEMPO.CO, Jakarta – Infeksi sinus atau sinusitis adalah salah satu komplikasi paling umum atau infeksi sekunder yang terjadi setelah serangan flu. Banyak orang yang mengalaminya tapi, masih sulit dijelaskan apakah flu biasa bisa berubah menjadi infeksi sinus.

    Untuk mengetahui apakah kita mengalami infeksi sinus bisa dilihat dari warna lendir yang keluar dari hidung atau ingus. Ingus itu bisa berwarna kuning atau hijau akibat infeksi virus, bukan hanya karena infeksi bakteri sekunder.

    Tak semua infeksi sinus harus diobati dengan antibiotik, kebanyakan sembuh dengan sendirinya. Bagaimana mengetahui apakah kita terkena infeksi sinus? Berikut ini penjelasan dari Very Well.

    Apa penyebab sinusitis?
    Sinusitis terjadi ketika sinus, yang berada di rongga hidung di antara dua mata, terkena infeksi, biasanya akibat tersumbat lendir di hidung, atau lebih dikenal dengan sebutan ingus, yang tak bisa keluar dari hidung. Infeksi sinus bisa disebabkan oleh virus, bakteri, atau jamur, dan biasanya terjadi setelah flu. Infeksi sinus akut bisa berlangsung selama empat minggu, dan yang sudah kronis bisa mencapai 3-4 bulan.

    Apa gejalanya?
    -Rasa sakit dan tekanan di wajah, terutama di sekitar mata dan hidung.
    -Kesulitan bernapas dan kehilangan daya penciuman.
    -Hidung tersumbat.
    -Pusing.
    -Demam.
    -Tenggorokan sakit.
    -Batuk yang biasanya makin parah waktu malam.

    Apa pengobatannya?
    -Antibiotik, tapi tak selalu diberikan dokter karena infeksi sinus bisa hilang dengan sendirinya.
    -Pereda hidung tersumbat atau decongestant.
    -Obat batuk.
    -Pereda rasa sakit.
    -Minum banyak air.
    -Uap air panas.
    -Penyemprot mengandung salin.
    -Penyemprot hidung tersumbat.

    Bagaimana mencegahnya?
    -Jaga kelembapan ruangan rumah.   
    -Gunakan penyejuk ruangan (AC) yang mampu menjaga temperatur ruangan.
    -Jangan merokok karena bisa meningkatkan risiko infeksi.
    -Minum banyak air agar tetap terhidrasi.
    -Obati alergi.
    -Minum decongestant bila flu.
    -Cuci tangan secara rutin.

    PIPIT

    Artikel lain:
    Cara Sederhana dan Mudah Agar Terlihat Awet Muda
    Fungsi Protein, Lemak Tak Jenuh, Vitamin, dan Mineral
    Kiat Mengakali Makan Malam di Restoran agar Tak Rusak Diet



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mereka Boleh Tetap Bekerja Saat DKI Jakarta Berstatus PSBB

    PSBB di Jakarta dilaksanakan selama empatbelas hari dan dapat diperpanjang. Meski demikian, ada juga beberapa bidang yang mendapat pengecualian.