Musik Mencerahkan Dunia, Pelajarilah Sejak Dini

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi anak bermain musik. dok TEMPO/Panca Syurkani

    Ilustrasi anak bermain musik. dok TEMPO/Panca Syurkani

    TEMPO.CO, Jakarta - Konon musik adalah bahasa universal. Tak peduli darimana kita berasal dan bagaimana latar belakang, melodi yang indah adalah sesuatu yang bisa dinikmati dan dimengerti semua orang.

    Untuk anak-anak, musik memberikan banyak manfaat. Para ahli sepakat, ada banyak hal baik yang bisa didapat anak-anak ketika mereka memainkan instrumen musik. Jika kita masih bertanya-tanya apa saja manfaat musik bagi anak-anak, berikut 10 alasannya:

    1. Meningkatkan kekuatan otak
    Musik membantu meningkatkan kekuatan otak anak. “Semakin banyak studi yang menunjukkan korelasi antara pencapaian akademis yang lebih tinggi dan anak yang banyak terpapar musik,” kata Meredith LeVande, ahli musik anak di MonkeyMonkeyMusic.com.

    “Musik mampu menstimulasi bagian-bagian otak yang berkaitan dengan kemampuan membaca, matematika, dan perkembangan emosional,” imbuh LeVande.

    2. Memperkuat ingatan
    Bantulah anak-anak mengingat lebih baik dengan bantuan musik. “Penelitian lebih lanjut menunjukkan bersentuhan dengan musik di usia yang sangat muda membantu kemampuan belajar dan ingatan anak. Musik dapat menstimulasi beberapa pola berbeda pada perkembangan otak,” kata Eduardo Marturet, seorang konduktor, komposer, dan music director di Miami Symphony Orchestra.

    3. Membantu kemampuan sosial anak
    Ketika memainkan alat musik dalam sebuah kelompok, secara otomatis anak belajar bersosialisasi. Mereka tidak akan berpikir untuk memainkan piano atau gitar secara sendirian terus-menerus, melainkan mengharmonisasikan musik mereka dengan permainan musik orang lain untuk menciptakan musik yang indah dan lengkap.

    “Secara sosial anak yang terlibat dalam grup musik atau ansambel akan belajar salah satu kemampuan penting dalam hidup, yakni bersosialisasi, berhubungan dengan orang lain, bagaimana bekerja di dalam tim, dan mengapresiasi penghargaan yang didapat dari bekerja bersama-sama, juga mengembangkan kemampuan memimpin dan disiplin,” urai Marturet.

    4. Meningkatkan kepercayaan diri
    Jika ingin anak memiliki kepercayaan diri yang tinggi, belajar memainkan instrumen musik dapat membantu. “Dengan bermain musik mereka akan meningkatkan kepercayaan diri dan berkembang lebih baik dan lebih baik,” kata Elizabeth Dotson-Westphalen, seorang pemain dan pengajar musik.

    5. Mengajarkan kesabaran
    Saat bermain di dalam band atau orkestra, dan hampir semua musisi pernah melakukannya, kita tidak bisa bermain sesuka hati tapi harus bersabar menunggu giliran memainkan bagian kita atau musiknya akan berantakan. Hal itu melatih kesabaran.

    6. Menghubungkan anak
    Musik juga bisa menjadi penghubung kedekatan orang tua dan anak. Kegemaran akan musik dan selera musik yang dimiliki anak biasanya banyak dipengaruhi orang tua. Ketika anak tumbuh besar dengan musik dan memori soal musik-musik yang juga disukai orang tua, di situlah terjadi hubungan yang tidak bisa tergantikan oleh hal apa pun di dunia.  

    7. Tak akan habis dipelajari
    Musik sesuatu yang abadi, tak ada batasannya. Kita bisa terus mengajak anak menggali musik sampai kapan pun. Ini membuat anak tidak cepat puas, juga mengasah kemampuan anak untuk terus bereksplorasi dan meningkatkan kemampuan bermusik.

    “Musik tidak akan ada habisnya. Selalu ada hal lebih untuk dipelajari,” kata Michael Jolkovski, psikolog yang mengkhususkan diri pada musisi.

    8. Bentuk ekspresi yang baik
    Musik dapat menjadi sarana mencurahkan emosi. Ini baik untuk anak-anak yang emosinya belum stabil. Alih-alih mengekspresikan emosi sedih, marah, dan bahagia melalui cara-cara yang aneh, musik menjadi sarana yang baik.

    “Musik memberikan kegembiraan dan mampu mengekspresikan nuansa emosional dalam hidup yang tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata,” sebut Jolkovski.    

    9. Mengajarkan disiplin
    Untuk meningkatkan kemampuan bermusik yang baik, dibutuhkan kedisiplinan. “Memperkenalkan anak pada instrumen musik adalah kuncinya. Mereka akan secara alami penasaran dan bersemangat mempelajarinya. Namun kedisiplinan yang diterapkan oleh orang tua kepada anak untuk terus belajar dengan konsisten adalah pelajaran tersendiri,” kata Mira Stulberg-Halpert dari 3D Learner Inc.

    10. Musik mengasah kreativitas
    Kreativitas adalah asupan yang baik bagi pikiran, jiwa, dan raga. Tentu saja musik membutuhkan kreativitas. anak-anak yang belajar musik selalu berusaha memiliki kemampuan bermusik yang lebih baik dan kreativitas mereka niscaya teruji.

    TABLOIDBINTANG

    Artikela lain:
    8 Makanan Sahabat Gigi
    8 Minyak Alami untuk Mengencangkan Kulit
    Mengenali Negeri dengan Kemudahan Menjadi Warganegara


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    New Normal, Cara Baru dalam Bekerja demi Menghindari Covid-19

    Pemerintah menerbitkan panduan menerapkan new normal dalam bekerja demi keberlangsungan dunia usaha. Perlu juga menerapkan sejumlah perlilaku sehat.