8 Pemanis yang Lebih Sehat sebagai Pengganti Gula Tebu

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sxc.hu/Nadia Jasmine

    Sxc.hu/Nadia Jasmine

    TEMPO.COJakarta - Gula sebagaimana kita ketahui adalah pembunuh senyap yang mengemuka akhir-akhir ini. Penyakit diabetes yang belum ada obatnya sekaligus dapat berimbas pada organ tubuh lain itu berangkat dari fluktuasi kadar gula di dalam darah. Hanya gaya hidup sehat yang bisa mengerem risiko penyakit diabetes, dan pilihan itu ada di tangan Anda.

    Pengaruh Pola Makan pada Kecantikan

    Menjadi pilihan juga jika kita belum bisa berhenti mengkonsumsi makanan atau minuman manis. Sebab, ini soal selera. Hanya, alangkah baiknya apabila kita selektif dalam menggunakan pemanis. Jadi, selain enak rasanya, makanan dan minuman tersebut juga sehat. Berikut ini sejumlah pemanis yang lebih sehat.

    1. Madu
    Ini adalah zat pengganti terbaik untuk gula tebu. Selain menyuguhkan rasa manis alami, madu juga bersifat anti-bakteri. Perlu diingat bahwa madu mengandung kalori lebih tinggi dari gula tebu dan rasanya lebih manis, sehingga tak perlu terlalu banyak mencampurkannya ke dalam makanan atau minuman.

    2. Jus buah
    Buah lazim digunakan sebagai pengganti gula. Karena itu, jika Anda minum jus buah, tak perlu menggunakan gula tebu sebagai pemanis tambahan.

    3. Gula tetes
    Gula tetes memang bagian dari gula tebu. Namun selama ini keberadaannya diabaikan karena dianggap residu. Masyarakat lebih mengenal gula kristal yang tak sehat. Padahal gula tetes lebih bernutrisi karena mengandung kalsium dan zat besi. Rasanya pun lebih manis dari gula kristal.

    4. Gula kelapa
    Selain madu, gula kelapa juga dikenal sebagai alternatif terbaik pengganti gula tebu karena kadar glikemik yang rendah. Gula ini dapat dengan mudah digunakan untuk menjadi pengganti rasa manis dari gula tebu. 

    5. Xylitol
    Xylitol bisa diperoleh dari buah dan sayuran yang memiliki serat, semisal bonggol jagung. Xylitol menjadi pengganti rasa manis yang sehat karena dapat mencegah perkembangan bakteri.

    6. Kurma
    Kurma memiliki rasa manis yang dapat menggantikan fungsi gula tebu. Selain memberikan rasa manis, buah kurma juga bisa menjadi sumber serat pangan yang baik untuk pencernaan. Kandungan glukosa di dalam sebutir kurma diperkirakan habis terserap dalam waktu 40-45 menit. Tempo ini lebih lambat ketimbang glukosa pada gula tebu yang habis terserap dalam 20-30 menit. Dengan begitu, cadangan glukosa yang berasal dari kurma akan bertahan lebih lama di dalam tubuh.

    7. Sirup beras merah
    Dibuat dari beras merah yang direbus, sirup ini mempunyai banyak manfaat dari beras merah yang sehat dan dapat digunakan sebagai pengganti gula. Sirup ini biasanya ditambahkan ke dalam kue atau salad.

    8. Stevia
    Rasanya 300 kali lebih manis dari gula. Stevia adalah sebuah tanaman yang ditemukan di Amerika Selatan dan biasanya digunakan sebagai suplemen diet. Stevia tidak memiliki kalori ataupun meninggalkan dampak glikemik, sehingga cocok untuk penderita diabetes dan mereka yang ingin menjaga berat badan.

    BOLDSKY | BRIAN H. | RINI K.

    Berita lainnya:
    Rossa Bongkar Tanda-tanda Penuaan di Wajahnya
    4 Hal yang Harus Dijawab Jujur Saat Wawancara Kerja
    Bersihkan Komedo dengan Kayu Manis, Oatmeal, dan Tomat


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.