4 Hal yang Harus Dijawab Jujur Saat Wawancara Kerja

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wawancara kerja. Shutterstock.com

    Ilustrasi wawancara kerja. Shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Beberapa orang pasti pernah berbohong saat menjalani wawancara kerja atau mencantumkan informasi palsu di dalam surat lamaran kerjanya. Niatnya bagus memang, supaya pihak perusahaan tertarik memperkerjakan Anda. Namun, pernahkah terbayang oleh Anda bila kemudian semua kebohongan Anda terbongkar dan diketahui oleh pihak perusahaan?

    Malu? Sudah pasti. Namun Anda mungkin sudah siap pasang muka tembok. Di-blacklist? Nah, ini yang paling mengerikan. Nama Anda ditandai dan dimasukkan ke dalam daftar hitam oleh perusahaan itu. Kelak, jika Anda melamar ke perusahaan itu lagi atau anak perusahaannya, lamaran Anda kemungkinan besar akan diabaikan meski memenuhi persyaratan.

    Ingin sukses dapatkan pekerjaan impian? Jika ya, jangan pernah berbohong mengenai 4 hal ini kepada pihak perusahaan yang Anda lamar, seperti dilansir dari Popsugar:

    #Alamat tempat tinggal
    Perusahaan yang Anda lamar berlokasi di Jakarta. Kelak, jika Anda diterima bekerja, Anda akan ditempatkan di Jakarta. Padahal, Anda berdomisili di Purwokerto. Khawatir pekerjaan impian bakal lolos dari genggaman karena masalah tempat tinggal yang jauh, Anda pun berbohong dengan mengatakan selama ini Anda tinggal di tempat dekat perusahaan. 

    Mungkin Anda berpikir melakukan kebohongan kecil seperti ini tidak akan berakibat fatal. Faktanya, kebohongan sekecil apapun tetaplah kebohongan. Jika Anda ketahuan berbohong, dalam hal apapun, sekecil apapun, perusahaan akan enggan berhubungan dengan Anda. Jujur saja mengenai lokasi Anda selama ini berdomisili. Katakan kepada mereka, Anda akan siap jika perusahaan menempatkan Anda di lokasi tempat kerja yang ditentukan.

    #Nominal gaji
    Tak jarang pewawancara iseng menanyakan nilai gaji Anda di perusahaan lama. Nah, untuk hal yang satu ini, kejujuran juga diperlukan. Tak usah malu menyebutkan nilai gaji Anda, karena itu tak akan berpengaruh apa-apa. Pihak perusahaan cuma sekadar ingin tahu saja. Kalau Anda berbohong, dan setelah itu pewawancara meminta salinan slip gaji, maka akan terbongkar kebohongan Anda itu. Pekerjaan impian pun terancam melayang dari genggaman karena Anda ketahuan berbohong.

    #Nilai IPK
    Hampir semua lowongan pekerjaan pasti mengajukan syarat untuk menyertakan salinan nilai IPK pada surat lamaran. Sebaiknya, jangan pernah berbohong soal nilai IPK Anda, karena pasti akan dengan mudah ketahuan.

    #Alasan berhenti kerja
    Dipecat atau di-PHK masih menjadi hal yang memalukan bagi pekerja di Indonesia. Mereka merasa seakan pemecatan dan PHK merupakan aib yang amat hina. Oleh karena itu, hampir dapat dipastikan pekerja yang pernah mengalami pemecatan atau PHK, saat hendak melamar kerja lagi, pasti akan menutupinya dengan berbohong.

    Jika Anda berada dalam situasi ini, tak perlu ragu lagi, katakan yang sejujurnya kepada pewawancara. Namun, setelah itu, penting bagi Anda untuk meyakinkan pihak perusahaan bahwa Anda dapat diandalkan dan bisa dipercaya. 

    POPSUGAR | LUCIANA

    Baca juga:
    Perjalanan Karier Mereka yang Berusia 21 Tahun ke Bawah
    Isi Tas Wanita Sukses
    Anak, Bukan Penghalang Ibu untuk Sekolah Lagi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mereka Boleh Tetap Bekerja Saat DKI Jakarta Berstatus PSBB

    PSBB di Jakarta dilaksanakan selama empatbelas hari dan dapat diperpanjang. Meski demikian, ada juga beberapa bidang yang mendapat pengecualian.