Cara Titi Kamal Tanamkan Kebiasaan Baik pada Sang Anak

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Titi Kamal bersama dengan anaknya Arjuna Zayan Sugiono. instagram.com

    Titi Kamal bersama dengan anaknya Arjuna Zayan Sugiono. instagram.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Artis, Titi Kamal berupaya menanamkan kebiasaan baik kepada si kecil. Salah satunya, mengurus dan merawat sendiri. Merawat diri mulai dari hal-hal kecil misalnya, menyikat gigi tiap hari. Titi punya cara sendiri mengajari Arjuna Zayan Sugiono, menjaga kebersihan gigi dan mulut.

    Orang tua adalah guru pertama bagi si kecil di rumah. Itu sebabnya di rumah, bintang film Ada Apa Dengan Cinta? ini mengajari banyak hal kepada Juna sekaligus teliti memantau tumbuh kembangnya. Juna sedang gemar menari, menyanyi, dan memainkan tuts hitam-putih.

    “Kebersamaan dengan anak di rumah saya sebut quality time. Tidak sekadar mengajaknya bersenang-senang. Sejak dini dan secara perlahan, saya mengajari Juna untuk mengurus diri sendiri. Dimulai dari hal kecil misalnya, membersihkan gigi. Saya mulai mengajarinya menyikat gigi. Caranya dengan memperlihatkan video anak kecil menyikat gigi,” aku Titi di Epicentrum XXI Jakarta. Selain itu, yang tidak kalah penting adalah memberi contoh.

    Teladan yang diperlihatkan secara konsisten, akan membuat si kecil memahami bahwa itu hal baik serta patut dicontoh. Begitulah Titi mengajari Juna. Patut diingat, anak bukan miniatur orang dewasa. Jadi, cara berkomunikasinya pun tidak bisa disamaratakan.

    Selain keteladanan, anak kecil berusia tiga tahun seperti Juna belum bisa memahami 100 persen bahasa orang dewasa. Tidak bisa diajar hanya dengan kata-kata. Untuk menarik perhatian, bisa menggunakan gambar. Misalnya, ketika mengajaknya menyikat gigi. Ada kalanya, ia bosan atau sedang tidak ingin melakukannya. Ibu harus punya banyak akal.    

    “Saya memilih gambar untuk menyita perhatian Juna. Saya memperlihatkan gambar gigi bolong kepadanya. Ketika melihat gambar itu, ia mengernyitkan dahi pertanda tidak suka gambar itu. Lalu saya perlahan menanamkan pemahaman mengapa perlu menyikat gigi. Salah satunya, agar gigi tidak berlubang seperti yang ia lihat di gambar. Saat itu, Juna bilang: aku enggak mau gigiku bolong, aku mau sikat gigi,” Titi mengenang.

    Saat ini, Juna baru mengetahui manfaat sikat gigi sebatas untuk mencegah gigi bolong. Fakta bahwa menyikat gigi membantu menjaga kesehatan rongga mulut dan tenggorok, akan diajarkan Titi seiring bertambahnya usia Juna. Kuncinya, gunakan bahasa yang sederhana dan sampaikan dengan cara menyenangkan.

    TABLOIDBINTANG

    Berita lainnya:
    Tip Adele Menghadapi Depresi Setelah Melahirkan Anak
    Jadi Sampul Vogue, Michelle Obama Buka Rahasia
    Pelajaran Mendidik Bercermin dari Artis Cilik yang Gagal



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.