Ada Teknologi yang Bikin Celana Jeans Tampak Keren Dipakai

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Head of Product Develpment Lee Jeans, Norman Lukman meluncurkan celana jins yang mengadopsi teknologi Body Optix Denim di AEON Plaza, Tangerang, 8 November 2016. Norman mengatakan jins Body Optic Denim mampu menyesuaikan bentuk tubuh pemakainya sehingga lebih enak dilihat dan dikenakan. ALIA FATHIYAH/TEMPO

    Head of Product Develpment Lee Jeans, Norman Lukman meluncurkan celana jins yang mengadopsi teknologi Body Optix Denim di AEON Plaza, Tangerang, 8 November 2016. Norman mengatakan jins Body Optic Denim mampu menyesuaikan bentuk tubuh pemakainya sehingga lebih enak dilihat dan dikenakan. ALIA FATHIYAH/TEMPO

    TEMPO.CO, Tangerang - Celana jeans kini sudah menjadi barang mode yang wajib ada di lemari pakaian. Velana jeans membuat penampilan semakin kekinian dan cocok untuk segala suasana.

    Pilihan Busana Liburan

    Sayangnya, celana denim yang asal mulanya dipakai oleh para pekerja tambang di Amerika Serikat ini, tak semua modelnya cocok untuk bentuk tubuh wanita. Ada perempuan yang semakin terlihat kurus ketika memakai celana jeans, bahkan ada yang sampai terlihat jelas lipatan pahanya.

    Head of Product Develpment Lee, Norman Lukman mengatakan saat ini ada inovasi baru dari teknologi pembuatan celana jeans melalui produk Body Optix Denim. "Ini merupakan variasi terbaru yang menghadirkan kenyamanan dan desainnya bisa menyempurnakan keunikan bentuk tubuh setiap perempuan," kata Norman di Lee Store, Aeon Mall BSD City, Tangerang, Selasa 8 November 2016.

    Singkatnya, menurut Norman, mereka yang tubuhnya flat akan tampak lebih berisi. "Atau yang tubuhnya curvy menjadi lebih ramping," katanya. Lantas, teknologi seperti apa yang diterapkan pada jeans Body Optix Denim ini?

    Norman menjelaskan, celana jeans tersebut dirancang agar dapat mengangkat dan membentuk bagian bawah pinggul, terlepas dari bentuk tubuh si pemakai. Ada tiga teknologi dalam dunia mode yang digunakan, yakni geodesic shaping, anatomy warping, dan anatomy shading.

    Teknologi geodesic shaping terwujud melalui kantong dan bordiran berbentuk melengkung mengikuti bentuk tubuh. Contoured yoke merupakan jahitan ganda berbentuk melengkung di bagian atas kantong belakang, dan jahitan samping ganda.

    “Teknologi yang satu ini bertujuan mengangkat dan membentuk bagian bawah pinggul, serta membuat kaki terlihat lebih jenjang,” ujar Norman. Menurut dia, agar bisa mendapatkan kantong yang pas, para peneliti Lee Denim melakukan uji coba sebanyak 27 ribu kali hingga menemukan bentuk kantong celana seperti yang ada sekarang.

    Teknologi kedua adalah anatomy warping, yang terwujud dengan garis dan motif sesuai anatomi tubuh. "Tujuannya, memberikan kesan tiga dimensi pada bagian bawah pinggul dan membuatnya terlihat lebih menonjol,” ujar Norman.

    Teknologi ketiga adalah anatomy shading atau gradasi warna halus yang membentuk dan menyempurnakan keseluruhan bentuk tubuh. Lee Body Optix Denim tersedia dalam beberapa pilihan model, yakni slim fit dan skinny fit, low rise atau mid rise dengan harga Rp 700-900 ribu.

    ALIA FATHIYAH

    Berita lainnya:
    Ayah-Bunda, Simpan Baik-baik Gigi Susu Anak
    5 Penyebab Wangi Parfum di Tubuh Cepat Hilang
    Kesalahan yang Acap Kali Dilakukan Saat Membeli Sepatu


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.